PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Sekretariat DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan di Kedai ADO PRESISI menjadi tempat digelarnya aksi bantuan sosial yang diikuti ratusan pengemudi online roda dua dan roda empat, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Polda Sumsel, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, serta perwakilan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.
Ketua DPD ADO Sumsel, M. Asrul Indrawan, S.H., mengatakan kegiatan ini menjadi momentum mengubah narasi “Agustus Gelap” menjadi “Agustus Penuh Bendera”, sebagai bentuk apresiasi kepada para driver online yang selama ini menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Asrul mengungkapkan, para pengemudi masih menghadapi berbagai risiko di jalan, mulai dari kecelakaan, penyakit, hingga tindak kriminal seperti begal dan penjambretan.
“Kami ini pencari nafkah. Penghasilan seribu dua ribu pun kami hargai. Kami cinta damai, tetapi keselamatan dan martabat driver harus dihargai,” ujarnya.
Ia juga meminta kepolisian meningkatkan respons terhadap laporan kehilangan kendaraan maupun telepon seluler serta menghidupkan kembali wacana panic button yang dapat terhubung dengan kepolisian terdekat.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, driver online merupakan mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Rekan-rekan driver berada di jalan setiap hari dan sering menjadi pihak pertama yang mengetahui kecelakaan, kemacetan maupun tindak kejahatan. Jika menemukan gangguan, segera laporkan melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat. Jangan main hakim sendiri,” tegasnya.
Kapolda juga meminta jajaran kepolisian memberikan respons cepat terhadap laporan para pengemudi serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial diberikan secara simbolis kepada sejumlah driver online. Bantuan ini diharapkan menjadi bentuk kepedulian sekaligus memperkuat solidaritas antara pemerintah, kepolisian dan komunitas pengemudi online.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk menjaga Palembang tetap aman, kondusif serta memperkuat kemitraan antara aparat keamanan dan komunitas driver online. (WNA)














