Asosiasi Driver online (ADO)

Lima Sapi Kurban Disembelih, Driver Online Sumsel Tunjukkan Wajah Solidaritas Jalanan

8
×

Lima Sapi Kurban Disembelih, Driver Online Sumsel Tunjukkan Wajah Solidaritas Jalanan

Sebarkan artikel ini

 

 

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Aroma daging kurban bercampur suara tawa dan obrolan para pengemudi ojek online memenuhi kawasan Jalan Bidar, Palembang, Kamis, 28 Mei 2026. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan ketat di sektor transportasi daring, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan (DPD ADO Sumsel) memilih merayakan Iduladha 1447 Hijriah dengan memperkuat solidaritas sosial.

 

Sebanyak lima ekor sapi disembelih di Sekretariat DPD ADO Sumsel. Dagingnya dibagikan kepada driver online, anggota organisasi, serta warga sekitar yang membutuhkan.

 

Kegiatan kurban tahunan itu bukan sekadar ritual keagamaan. Bagi komunitas driver online, momen tersebut menjadi ruang mempererat kebersamaan di tengah profesi yang selama ini identik dengan kerasnya persaingan di jalanan dan ketidakpastian pendapatan.

 

Sejak pagi, puluhan driver tampak bergotong royong membantu proses penyembelihan hingga distribusi daging. Sebagian mengatur antrean, sebagian lain membungkus daging kurban ke dalam kantong-kantong plastik untuk dibagikan kepada penerima.

 

Ketua DPD ADO Sumsel Muhammad Asrul Indrawan mengatakan organisasi yang dipimpinnya ingin menunjukkan bahwa komunitas driver online tidak hanya hadir sebagai kelompok profesi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

 

“Momentum Iduladha menjadi pengingat bagi kami untuk terus berbagi dan mempererat rasa persaudaraan. Kami ingin keberadaan driver online juga bisa memberi manfaat nyata bagi lingkungan,” kata Asrul di sela kegiatan.

 

Dari lima sapi yang disembelih, dua ekor berasal dari keluarga besar Asrul. Tiga sapi lainnya merupakan bantuan dari Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda Sumsel, dan Wali Kota Palembang.

 

Menurut Asrul, dukungan tersebut menjadi sinyal positif bahwa keberadaan komunitas driver online mulai mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

 

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

 

Di tengah meningkatnya biaya hidup dan menurunnya daya beli masyarakat, pembagian daging kurban menjadi bantuan yang sangat berarti bagi sebagian warga. Tidak sedikit masyarakat yang sejak pagi telah menunggu di sekitar sekretariat untuk mendapatkan kupon maupun pembagian langsung.

 

Bambang, 30 tahun, salah satu warga penerima daging kurban, mengaku bersyukur atas kegiatan sosial yang rutin dilakukan DPD ADO Sumsel tersebut.

 

“Kami sangat terbantu. Apalagi sekarang kebutuhan serba mahal. Kegiatan seperti ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kecil,” katanya.

 

Fenomena komunitas driver online yang aktif menggelar kegiatan sosial belakangan semakin terlihat di berbagai daerah. Di tengah citra profesi yang lekat dengan demonstrasi tarif dan polemik aplikator, sejumlah komunitas justru mulai membangun gerakan sosial berbasis solidaritas.

 

Bagi DPD ADO Sumsel, Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, melainkan juga upaya menjaga nilai gotong royong di tengah masyarakat urban yang semakin individualistis.

 

“Kami berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial ini terus tumbuh. Driver online bukan hanya mencari nafkah di jalan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi sosial di masyarakat,” tutur Asrul. (WNA)