AdvertorialBanyuasinBeritaKemenkumhamNasional

Perkuat Pembinaan, Lapas Banyuasin Asesmen WBP untuk Dorong Pemulihan dan Kemandirian

2
×

Perkuat Pembinaan, Lapas Banyuasin Asesmen WBP untuk Dorong Pemulihan dan Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

BANYUASIN, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin terus memperkuat pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satunya melalui pelaksanaan Asesmen Rehabilitasi dan Reedukasi berbasis Ketahanan Pangan yang digelar Rabu (7/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memetakan kondisi, kebutuhan serta potensi WBP agar program pembinaan yang diberikan tidak sekadar rutinitas, tetapi benar-benar memiliki arah dan manfaat bagi proses perubahan perilaku.

Dalam kegiatan tersebut, para WBP mengikuti tahapan asesmen dan pemeriksaan kesehatan. Petugas bersama tim terkait melakukan penggalian informasi serta penilaian terhadap kondisi masing-masing peserta sebagai dasar menentukan pola pembinaan yang tepat.

Langkah tersebut dinilai penting karena pembinaan di dalam Lapas tidak hanya berbicara mengenai menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan WBP agar memiliki kemampuan dan mental untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Asesmen menjadi salah satu pintu untuk memastikan pembinaan diberikan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing warga binaan,” demikian semangat yang dikedepankan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Program berbasis ketahanan pangan juga diarahkan untuk membangun keterampilan produktif. WBP tidak hanya mendapatkan pembinaan secara mental dan perilaku, tetapi juga didorong memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, Lapas Banyuasin berupaya mengubah paradigma pembinaan dari sekadar menjalani hukuman menjadi proses pemulihan, pembentukan karakter dan peningkatan kemandirian.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Banyuasin untuk menghadirkan pembinaan yang lebih terukur, humanis dan berorientasi pada masa depan WBP.
Bukan hanya menjalani masa pidana, WBP dipersiapkan untuk kembali sebagai manusia yang memiliki keterampilan, tanggung jawab dan mampu berdiri mandiri di tengah masyarakat.