BeritaBanyuasinKemenkumhamNasional

Sertifikat Pelatihan AC Dibagikan, Lapas Banyuasin Dorong Warga Binaan Siap Kerja dan Mandiri

12
×

Sertifikat Pelatihan AC Dibagikan, Lapas Banyuasin Dorong Warga Binaan Siap Kerja dan Mandiri

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin tak ingin pembinaan terhadap warga binaan berhenti sebatas menjalani masa pidana. Melalui pelatihan keterampilan teknis, warga binaan didorong memiliki bekal nyata untuk kembali bekerja dan mandiri setelah bebas.

Langkah itu ditunjukkan melalui penyerahan sertifikat pelatihan keterampilan Air Conditioner (AC) kepada warga binaan, Selasa (6/10/2026), di Ruang Giatja Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Pelatihan yang dimulai sejak proses pembinaan tersebut merupakan hasil kolaborasi Lapas Banyuasin bersama Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Banyuasin serta Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuasin.

Bukan sekadar seremoni, sertifikat yang diberikan menjadi bukti bahwa para peserta telah mengikuti dan menyelesaikan tahapan pelatihan keterampilan teknis. Mereka dibekali kemampuan yang dapat menjadi modal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin Reza M. Purnama, melalui Plh Kepala Lapas Indra Wijaya, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan.

“Pembinaan kemandirian tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal yang dapat digunakan ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keterampilan perawatan dan pemasangan AC memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi pekerjaan maupun usaha mandiri. Karena itu, pembinaan keterampilan harus diarahkan agar benar-benar memiliki manfaat setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.

Di sinilah tantangan sebenarnya: sertifikat bukan akhir dari pembinaan, melainkan awal untuk membuktikan apakah keterampilan yang diperoleh benar-benar mampu menjadi bekal hidup.

Lapas Banyuasin menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait guna memperluas program pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan kemandirian.

Dengan demikian, ketika kembali ke masyarakat, warga binaan diharapkan tidak hanya membawa status sebagai mantan narapidana, tetapi juga membawa keahlian, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk mencari penghidupan secara positif.

Kegiatan penyerahan sertifikat berlangsung aman, tertib dan lancar dengan tetap mengedepankan ketentuan keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas Banyuasin.(WT)