DaerahPalembang

Kabut Asap Karhutla Kepung Palembang, Gencar Bagikan 1.000 Masker Gratis

17
×

Kabut Asap Karhutla Kepung Palembang, Gencar Bagikan 1.000 Masker Gratis

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS— Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Palembang mendorong Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Indonesia turun langsung membantu masyarakat.

DPW Gencar Sumatera Selatan bersama DPC Gencar Kota Palembang membagikan 1.000 masker gratis kepada warga yang beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Ketua DPW Gencar Sumsel, Reco Virnando, SE, C.Pjs, C.PP, mengatakan pembagian masker merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi paparan asap terhadap masyarakat.

“Masker menjadi perisai pertama masyarakat ketika harus beraktivitas di tengah kabut asap.

Kami ingin hadir langsung membantu warga, terutama mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah,” kata Reco kepada wartawan, Sabtu (05/9/2026).

Menurut dia, dampak kabut asap tidak hanya berkaitan dengan jarak pandang, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat apabila paparan berlangsung terus-menerus.

Karena itu, Reco mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara memburuk serta menggunakan masker ketika harus keluar rumah.

Aksi pembagian masker tersebut dilakukan atas arahan Ketua Umum Gencar Indonesia, Charma Afrianto, SE, sebagai bagian dari kepedulian organisasi terhadap kondisi masyarakat di daerah terdampak kabut asap.

Dalam kegiatan itu, Reco mengajak Ketua DPC Gencar Kota Palembang, David Hermansyah, serta jajaran kader Gencar untuk terlibat langsung dalam pembagian masker.

“Kami tidak ingin hanya melihat kondisi ini dari jauh. Gencar ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan bantuan yang bisa langsung dirasakan,” ujarnya.

Reco mengatakan Gencar Sumsel juga mendorong seluruh pihak memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla agar dampaknya terhadap masyarakat tidak semakin meluas.

“Kabut asap adalah persoalan bersama. Penanganannya juga membutuhkan kerja sama pemerintah, aparat, perusahaan dan masyarakat,” pungkasnya.**