Asosiasi Driver online (ADO)

Driver Ojol Terdampak Karhutla, Asrul Indrawan Apresiasi Bantuan Beras Pemprov Sumsel: Bukti Negara Hadir

23
×

Driver Ojol Terdampak Karhutla, Asrul Indrawan Apresiasi Bantuan Beras Pemprov Sumsel: Bukti Negara Hadir

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan tidak hanya dirasakan masyarakat yang terdampak kabut asap, tetapi juga para pengemudi ojek online (ojol) yang setiap hari harus berjuang mencari nafkah di jalanan, di tengah cuaca panas, hujan, dan kondisi udara yang tidak menentu.

Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan bantuan sosial berupa beras sebanyak 3000 paket untuk meringankan beban masyarakat, termasuk para pengemudi ojol. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru melalui kolaborasi bersama Sultan Muda Sumsel, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumsel.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor OJK Provinsi Sumsel, Palembang, Jumat (16/10/2026) lalu.

Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, M. Asrul Indrawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada para pengemudi ojol di tengah situasi sulit akibat karhutla.

Menurut Asrul, pengemudi ojol termasuk kelompok masyarakat yang merasakan langsung dampak kondisi tersebut. Setiap hari, mereka harus tetap bekerja di jalanan demi memenuhi kebutuhan keluarga, meskipun menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian pendapatan.

“Setiap pagi setelah salat Subuh, kawan-kawan driver sudah keluar mencari nafkah. Kami harus menghadapi panas, hujan, bahkan petir. Semua itu kami jalani demi menghidupi anak dan istri di rumah,” ujar Asrul,  Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, kondisi karhutla yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat turut menjadi tantangan bagi para pengemudi transportasi daring. Ketika aktivitas masyarakat terganggu, peluang memperoleh penumpang dan pendapatan pun dapat ikut terpengaruh.

Karena itu, Asrul menilai bantuan beras dari Pemprov Sumsel sangat berarti bagi para pengemudi ojol. Meski tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan ekonomi yang mereka hadapi, bantuan tersebut setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Mungkin nilainya tidak bisa menyelesaikan semua kesulitan yang kami hadapi, tetapi setidaknya dapat meringankan beban kawan-kawan dan membantu kebutuhan keluarga di rumah,” katanya.

Asrul juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, serta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian kepada para pengemudi ojol.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar beras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, melainkan juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang tetap berjuang mencari nafkah di tengah kondisi yang tidak menentu.

“Bagi kami, bantuan ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan pemerintah peduli terhadap rakyat kecil. Kami sangat berterima kasih karena perhatian seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh kawan-kawan driver,” ungkapnya.

ADO Ajak Driver Jaga Kondusivitas Sumsel

Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat akibat karhutla, Asrul juga mengingatkan seluruh pengemudi ojol agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang.

Ia menegaskan bahwa perjuangan para pengemudi ojol dalam mencari nafkah tidak boleh menjadi alasan untuk memunculkan perpecahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat saling mendukung dan menjaga persaudaraan.

“Saya selalu mengingatkan kawan-kawan agar tetap satu komando, menjaga keamanan dan ketertiban. Kita semua bersaudara. Jangan sampai kondisi yang sulit ini justru membuat kita terpecah belah,” tegasnya.

Asrul juga mengajak para pengemudi ojol untuk mendukung upaya pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, sembari berharap persoalan karhutla di Sumatera Selatan dapat segera berakhir.

Ia menilai, saat ini yang paling penting adalah mengutamakan keselamatan masyarakat, membantu upaya penanganan karhutla, serta menjaga agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal.

“Kami mendukung Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota, dan Bapak Kapolda dalam menjaga Sumatera Selatan, khususnya Palembang, agar tetap aman dan kondusif. Harapan kami, karhutla segera berakhir sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman dan kawan-kawan driver dapat mencari nafkah seperti biasa,” tutup Asrul. (WNA)