DaerahPolitik

Ayu Nur Suri Imbau Pemkot Palembang Antisipasi Banjir Lebih Maksimal

102
×

Ayu Nur Suri Imbau Pemkot Palembang Antisipasi Banjir Lebih Maksimal

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ayu Nur Suri, SE., MM., mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memaksimalkan upaya antisipasi banjir menjelang musim hujan, terutama di kawasan yang selama ini rawan terdampak genangan.

Ayu mengatakan, pencegahan banjir perlu dilakukan sejak dini melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Penanganan tidak cukup dilakukan setelah banjir terjadi, tetapi harus disertai langkah antisipasi yang terencana.

“Langkah pencegahan dan penanganan banjir harus dilakukan secara paralel. Pemerintah perlu memastikan seluruh sarana pengendalian banjir berfungsi sebelum curah hujan meningkat,” ujar Ayu dalam keterangannya, Selasa (3/11/2026).

Ia meminta Pemkot Palembang memeriksa kondisi drainase secara menyeluruh dan melakukan pembersihan berkala untuk mengatasi penyumbatan akibat sampah maupun sedimentasi.

Selain itu, fungsi kolam retensi perlu dipastikan berjalan optimal, terutama dalam menampung limpasan air hujan dan mendukung kelancaran aliran air.

“Drainase dan kolam retensi harus dipastikan berfungsi maksimal. Jangan sampai fasilitas pengendali banjir sudah tersedia, tetapi tidak bekerja optimal ketika hujan deras,” katanya.

Ayu juga meminta pemerintah memprioritaskan kawasan rawan banjir melalui pemetaan wilayah, penyiapan petugas, serta penyediaan peralatan untuk penanganan kondisi darurat.

Menurutnya, Pemkot Palembang perlu menyiapkan informasi mitigasi bencana yang mudah diakses masyarakat. Peringatan dini dan pengumuman darurat banjir harus disampaikan secara cepat agar warga dapat mengambil langkah penyelamatan.

Di sisi lain, Ayu mengajak masyarakat berperan aktif membantu pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air, serta melaporkan drainase yang tersumbat.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah harus menjalankan tanggung jawabnya, sementara masyarakat juga perlu berpartisipasi menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ayu berharap berbagai langkah tersebut dapat mengurangi risiko banjir dan meminimalkan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan genangan.

“Jangan sampai masyarakat terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim penghujan. Pemerintah harus melakukan langkah nyata, terukur, dan berkelanjutan,” tutupnya.***