PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP) Sumatera Selatan mematangkan pelaksanaan sejumlah program pertanian dan pemberdayaan masyarakat melalui rapat terbatas (Ratas) di Sekretariat HMTN MP Sumsel, Kamis (24/9/2026).
Rapat dipimpin Ketua HMTN MP Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si., dengan agenda utama membahas pelaksanaan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), pengembangan budidaya pertanian dan perikanan, serta persiapan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HMTN pada 17 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaan GSMP, HMTN MP Sumsel menyiapkan sejumlah komoditas hortikultura. Tahap awal mencakup 500 batang cabai, 500 batang terung hijau, 500 batang terung ungu, dan 500 batang terung batik.

Selain tanaman pangan, kegiatan tersebut disiapkan dengan komponen perikanan berupa 2.000 ekor ikan nila.
Penggabungan hortikultura dan perikanan diarahkan untuk memperluas kegiatan produksi pangan sekaligus menjadi sarana pembelajaran budidaya.
“Yang kita dorong adalah kegiatan yang produktif dan bisa berkelanjutan. Pertanian dan perikanan dapat dikembangkan secara bersama melalui kolaborasi,” kata Agus.
Budidaya Berbasis Pembelajaran
Rapat juga membahas pengembangan Budidaya Pertanian (BDP) melalui keterlibatan Pondok Pesantren Mufhidatul Ilmi di Talang Kelapa, Banyuasin, dan mahasiswa Fakultas Pertanian.
Sejumlah tanaman yang dipersiapkan dalam program tersebut antara lain pepaya, pisang kepok, pisang lilin, dan jeruk lemon.

Menurut Agus, kegiatan budidaya diharapkan tidak berhenti pada produksi komoditas, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi peserta yang terlibat.
“Pertanian harus dibangun melalui kolaborasi. Petani, pesantren, mahasiswa dan organisasi bisa saling menguatkan.
Yang kita dorong adalah kegiatan yang produktif dan bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Persiapan Rakernas
Agenda lain yang dibahas ialah persiapan mengikuti Rakernas HMTN yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta/Bogor pada 17 Oktober 2026.
Rakernas akan menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus pembahasan arah program HMTN ke depan.
HMTN MP Sumsel akan menyiapkan sejumlah gagasan dan pengalaman daerah untuk dibawa dalam forum tersebut.
“Rakernas menjadi momentum konsolidasi organisasi. Kita juga akan membawa gagasan dan pengalaman dari Sumatera Selatan, khususnya terkait program pertanian dan pemberdayaan masyarakat,” kata Agus.
Ia menegaskan program pertanian yang dikembangkan HMTN MP Sumsel diarahkan pada kegiatan yang memiliki keterkaitan dengan produksi pangan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
“Fokus kami memperkuat produksi pangan sekaligus kapasitas masyarakat,” pungkasnya
HMTN MP Sumsel selanjutnya akan mematangkan pelaksanaan GSMP, pengembangan hortikultura dan perikanan, serta persiapan Rakernas 2026 melalui agenda kerja organisasi.**














