BeritaDaerahLubuk LinggauPeristiwaPolri

Tamu Hotel Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Hotel Burza Lubuklinggau

26
×

Tamu Hotel Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Hotel Burza Lubuklinggau

Sebarkan artikel ini

LUBUKLINGGAU SUMSELJARRAKPOS.com-

Seorang tamu hotel di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ditemukan tewas di dalam kamar mandi tempatnya menginap di Hotel Burza Linggau, Jumat (24/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Angga Akbar (28), warga Jalan Bangka RT 5, Kelurahan Lubuklinggau Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, berdasarkan identitas di KTP.

Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Rodiman, membenarkan adanya temuan mayat tersebut di Kamar Nomor 223, lantai dua Hotel Burza. Korban pertama kali ditemukan oleh petugas housekeeping hotel bernama Diah.

“Kita mendapatkan laporan dan langsung meluncur ke lokasi. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar AKP Rodiman.

Pihak Polsek Lubuklinggau Timur kemudian berkoordinasi dengan Piket Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Lubuklinggau untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk penyebab kematian belum bisa dipastikan. Kita belum tahu apakah korban sakit atau ada penyebab lain. Nanti hasil pemeriksaan tim identifikasi yang menentukan,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Siloam Lubuklinggau, tempat korban dievakuasi.

“Sementara belum ditemukan tanda kekerasan atau luka-luka. Namun kita tetap menunggu hasil visum,” tambahnya.

Sementara itu, HRD Hotel Burza Linggau, Dessi, menjelaskan kronologis penemuan mayat berawal ketika petugas housekeeping hendak memastikan status kamar korban yang seharusnya check out pada hari itu.

“Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas kami, Diah, mencoba menghubungi korban lewat telepon kamar dan WhatsApp, tapi tidak ada jawaban. Pesan hanya centang satu,” ungkap Dessi.

Karena tidak ada respons, petugas kemudian mengetuk pintu kamar, namun tetap tidak dibuka. Saat diperiksa, telepon genggam korban terlihat tergeletak di atas kasur dan televisi masih menyala.

“Awalnya dikira tamu sedang mandi, tapi setelah dicek lebih lanjut, pintu kamar mandi agak terbuka dan terlihat ada kaki. Saat itulah petugas kami panik dan langsung melapor,” jelas Dessi.

Dessi menambahkan, saat pintu kamar akhirnya dibuka, korban ditemukan terkapar tanpa busana di lantai kamar mandi.

“Saya langsung menutup tubuh korban dengan handuk dan tidak berani menyentuh karena terlihat ada lebam di tangan. Kami langsung menghubungi Rumah Sakit Siloam dan Polres Lubuklinggau,” ujarnya.

Korban diketahui check in pada 22 Oktober 2025 dan menginap seorang diri. Petugas hotel terakhir kali melihat korban pada Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban meminta handuk tambahan. (Snd)