Polri

Marak Aksi Pencurian, Warga Curhat ke Polsek Ilir Barat I Minta Keamanan Diperketat

99
×

Marak Aksi Pencurian, Warga Curhat ke Polsek Ilir Barat I Minta Keamanan Diperketat

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, Maraknya aksi pencurian yang meresahkan warga menjadi keluhan utama dalam kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polsek Ilir Barat I Polrestabes Palembang di wilayah RW 09, meliputi RT 32, RT 33, RT 34, RT 51, dan RT 53, Jumat (24/7/2026).

Program Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, menerima keluhan, serta mencari solusi atas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi, mulai dari maraknya aksi pencurian hingga belum tersedianya pos keamanan lingkungan (poskamling) di sejumlah wilayah.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh, S.H., M.M., M.H., menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

“Keamanan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Poskamling perlu diaktifkan kembali sebagai bentuk kepedulian bersama menjaga lingkungan. Jika terjadi tindak kriminal, segera hubungi anggota kami atau Polsek Ilir Barat I agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Fauzi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri apabila berhasil menangkap pelaku kejahatan.

“Silakan amankan pelaku jika tertangkap tangan, tetapi jangan melakukan tindakan yang melanggar hukum. Segera laporkan kepada petugas agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, Ketua RT 33, Ika, mengungkapkan keresahan warganya yang belum memiliki poskamling. Menurutnya, salah seorang warga baru saja menjadi korban pencurian dengan kerugian mencapai sekitar Rp7 juta.

“Kami berharap keamanan lingkungan menjadi perhatian. Warga juga harus berani melapor apabila terjadi tindak kejahatan agar bisa segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,” katanya.

Selain persoalan keamanan, Ika juga meminta penjelasan terkait Program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 53, Jeki. Ia mengatakan wilayahnya dalam beberapa waktu terakhir kerap menjadi sasaran pencurian. Bahkan, pelaku yang diduga sama disebut telah berulang kali beraksi dan memakan banyak korban.

“Sekarang ini memang lagi marak pencurian. Laporannya sudah ada dan korbannya juga sudah banyak. Kami berharap Polsek Ilir Barat I dapat membantu meningkatkan keamanan di wilayah kami,” ujarnya.

Jeki juga meminta agar patroli kepolisian, terutama pada malam hingga dini hari, lebih diintensifkan untuk menekan angka kriminalitas.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kompol Fauzi Saleh memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian jajarannya. Ia menegaskan patroli rutin akan terus ditingkatkan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminal.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan lingkungan hanya dapat terwujud melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, pengurus RT/RW, dan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh warga untuk saling peduli terhadap lingkungan sekitar. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Ilir Barat I. Dengan kerja sama yang baik, situasi kamtibmas akan tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Demang Lebar Daun, Indra Aslin Anas, S.IP., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan Program Jumat Curhat yang dinilai efektif memperkuat komunikasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

Menurutnya, persoalan keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, setiap persoalan yang dihadapi warga dapat disampaikan secara langsung dan dicarikan solusi bersama. Pemerintah Kelurahan Demang Lebar Daun siap bersinergi dengan Polsek Ilir Barat I, pengurus RT/RW, dan masyarakat untuk mengaktifkan kembali budaya gotong royong, termasuk menghidupkan poskamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan,” ujar Indra.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal maupun aktivitas yang mencurigakan kepada ketua RT, Bhabinkamtibmas, atau Polsek Ilir Barat I agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Jika seluruh elemen saling peduli dan bekerja sama, saya yakin lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif dapat terwujud,” tutupnya.(WNA)