Berita

Maha Resitama Pimpin Satpol PP Sumsel, Tegaskan Penegakan Humanis dan Berbasis SOP

26
×

Maha Resitama Pimpin Satpol PP Sumsel, Tegaskan Penegakan Humanis dan Berbasis SOP

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru melakukan rotasi besar-besaran dengan melantik ratusan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (16/1/2026).

Pelantikan yang digelar di Aula BKSDM Bukit Besar Palembang tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan penguatan kinerja pemerintahan daerah.

Salah satu pejabat yang mendapat amanah strategis dalam pelantikan itu adalah Maha Resitama, yang dipercaya memimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Selatan.

Penunjukan ini menempatkan Maha Resitama di posisi penting dalam menjaga ketertiban umum, penegakan peraturan daerah, serta stabilitas sosial di wilayah Sumsel.

Usai dilantik, Maha Resitama menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Gubernur Herman Deru. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas sesuai dengan arahan pimpinan dan ketentuan yang berlaku.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mempercayai kami untuk memimpin Satpol PP. Amanah ini akan kami jalankan dengan bekerja sebaik mungkin, sesuai SOP, serta menghadirkan karya dan inovasi,” ujar Maha Resitama.

Ia menekankan bahwa pendekatan Satpol PP ke depan harus mengedepankan keseimbangan antara ketegasan hukum dan sikap humanis kepada masyarakat.

Menurutnya, penegakan aturan tidak boleh dilepaskan dari nilai-nilai pelayanan publik dan penghormatan terhadap hak warga.

“Kepada seluruh jajaran Satpol PP, saya berpesan untuk bekerja dengan semangat, humanis, namun tetap tegas. Ketertiban umum harus dijaga, tetapi dengan pendekatan yang beradab dan profesional,” kata dia.

Maha Resitama juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan konsolidasi internal untuk memetakan program kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas personel. Langkah ini dinilai penting agar Satpol PP mampu menjawab tantangan dinamika sosial dan pembangunan daerah. (WNA)