BeritaDaerahLubuk Linggau

Dugaan Praktik Pengisian BBM Subsidi Pakai Tanki Modifikasi, Wako Sidak SPBU Lubuk Tanjung Dan Megang

9
×

Dugaan Praktik Pengisian BBM Subsidi Pakai Tanki Modifikasi, Wako Sidak SPBU Lubuk Tanjung Dan Megang

Sebarkan artikel ini
oplus_0

LUBUKLINGGAU SUMSELJARRAKPOS.com-

Keluhan masyarakat terkait dugaan praktik pengisian BBM subsidi menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi atau yang dikenal dengan istilah “mobil pengunjal” mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat bersama Tim Satgas Pengawasan BBM Bersubsidi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yakni SPBU Lubuk Tanjung dan SPBU Megang, Kamis (11/6/2026) malam.

Sidak dimulai sekitar pukul 21.00 WIB di SPBU Lubuk Tanjung. Lokasi tersebut sebelumnya menjadi sorotan masyarakat karena kerap terjadi antrean panjang kendaraan yang mengisi BBM subsidi jenis solar, termasuk dugaan adanya kendaraan dengan tangki modifikasi.

Namun saat tim tiba di lokasi, kendaraan yang selama ini dicurigai melakukan pengisian berulang tidak terlihat. Kondisi tersebut memunculkan dugaan dari sebagian masyarakat bahwa informasi kedatangan tim sidak telah lebih dulu diketahui.

“Sudah keluar galo, tadi banyak mobil modif,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Meski demikian, dalam pemeriksaan langsung di lapangan, tim Satgas belum menemukan bukti pelanggaran terkait praktik pengunjalan BBM subsidi.

Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat mengatakan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial.

“Kami turun langsung karena banyak laporan masyarakat. Memang ada beberapa kendaraan yang kami curigai, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya modifikasi tangki maupun pelanggaran yang bisa dibuktikan,” ujar Rachmat.

Usai dari SPBU Lubuk Tanjung, rombongan melanjutkan pemeriksaan ke SPBU Megang. Di lokasi tersebut, Wali Kota berdialog langsung dengan sopir kendaraan dan pihak SPBU. Antrean kendaraan terlihat lebih tertib dan tidak ditemukan kendaraan dengan tangki modifikasi.

Selain dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, Wali Kota juga menyoroti persoalan antrean panjang yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas. Menurutnya, sebagian kendaraan angkutan telah mengantre sejak siang hari sehingga menyebabkan kepadatan di sekitar SPBU.

Pemerintah Kota Lubuklinggau sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: 500/03/SE/EKO/2026 tentang Pengaturan Pengisian BBM Jenis Solar Subsidi di seluruh SPBU wilayah Kota Lubuklinggau.

Dalam aturan tersebut, kendaraan roda empat atau lebih hanya diperbolehkan melakukan pengisian solar subsidi pada pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB.

“Kami mengimbau pihak SPBU agar mengatur antrean dengan baik. Jangan sampai kendaraan sudah mengantre sejak pagi atau siang karena bisa menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan lain,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, Yoppy menyampaikan hasil pengecekan lapangan menunjukkan antrean panjang tidak sepenuhnya disebabkan oleh dugaan penimbunan BBM, melainkan karena banyaknya kendaraan angkutan yang melakukan pengisian dalam waktu bersamaan.

Meski belum menemukan praktik pengunjalan saat sidak, Pemerintah Kota Lubuklinggau bersama Satgas BBM Bersubsidi memastikan akan melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.

Wali Kota menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pihak yang terbukti menyalahgunakan BBM subsidi.

“Kalau ada yang melakukan pengunjalan, akan diberikan sanksi dan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut turut mendampingi Wali Kota Lubuklinggau, Asisten II Setda Kota Lubuklinggau H. Emra Endi Kesuma, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Medholine Sapta Windu, S.STP., MM, Kepala Dinas Perhubungan H. Hendra Gunawan, Kasat Pol PP Fahrizal Raharja, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Taufik Hidayat, Kabag Ekonomi Yulia Efrina, pihak Pertamina, serta Kasat Intelkam Polres Lubuklinggau AKP Khamdan Widodo dan KBO Intel Polres Lubuklinggau Iptu Egi. (Snd)