BanyuasinHukum & KriminalNasionalPolri

Diduga Jadi Sasaran Pencurian BBM, Sopir Truk Fuso Resah: Tangki Mendadak Kosong Saat Istirahat di Lubuk Lancang

29
×

Diduga Jadi Sasaran Pencurian BBM, Sopir Truk Fuso Resah: Tangki Mendadak Kosong Saat Istirahat di Lubuk Lancang

Sebarkan artikel ini
oplus_131074

BANYUASIN, SUMSEL JARRAKPOS.COM – Dugaan aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) dari tangki kendaraan kembali meresahkan sopir angkutan. Kali ini, seorang sopir truk Fuso mengaku kehilangan BBM setelah kendaraannya berhenti beristirahat di sebuah rumah makan di Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.Senen.2/10/26

Truk Fuso dengan nomor polisi R 9597 OD tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Jakarta. Sopir bernama Eko mengaku sempat beristirahat di Rumah Makan Pecel Lele Berka sebelum melanjutkan perjalanan.

Namun, saat hendak berangkat, Eko mengaku terkejut setelah mengetahui BBM yang berada di dalam tangki kendaraan sudah tidak ada.

“Waktu mau berangkat menuju Jakarta, minyak di dalam tangki sudah kosong. Saya merasa resah dan dirugikan. Mencari minyak sekarang susah, yang ada malah diduga dicuri orang,” ujar Eko saat dikonfirmasi.

Menurut Eko, dugaan pencurian tersebut terjadi ketika kendaraan sedang berhenti untuk beristirahat. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali dialami sopir-sopir lain yang melintas dan beristirahat di wilayah tersebut.

Eko juga meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti dugaan aksi pencurian BBM dari tangki kendaraan yang dinilai meresahkan para sopir.

“Kami minta pihak berwajib segera menindaklanjuti. Kalau memang ada yang mengambil minyak dari tangki mobil saat sopir sedang istirahat, jangan sampai terus terjadi dan merugikan sopir lainnya,” tegasnya.

Kejadian ini sekaligus menjadi perhatian bagi para sopir angkutan yang melintas di jalur tersebut agar lebih meningkatkan kewaspadaan ketika meninggalkan kendaraan saat beristirahat.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan pencurian BBM tersebut masih berdasarkan keterangan sopir dan belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pelaku maupun proses penyelidikan.(WT)