PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Pelayanan publik di Kantor Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, mendapat sorotan setelah muncul aduan warga melalui salah satu media sosial. Dalam aduan tersebut, sejumlah staf kecamatan diduga lebih sibuk menggunakan telepon seluler saat masyarakat tengah menunggu pelayanan.
Keluhan itu memantik perhatian karena menyangkut kualitas pelayanan aparatur pemerintah kepada masyarakat. Warga berharap petugas yang berada di meja pelayanan dapat lebih fokus menjalankan tugas dan memberikan pelayanan secara cepat serta responsif.
“Kami berharap semoga pelayanan nyo biso diperbaiki,” demikian keluhan warga yang disampaikan melalui media sosial.
Aduan tersebut juga menyoroti pengalaman masyarakat yang harus menunggu ketika membutuhkan layanan administrasi di kantor kecamatan. Jika keluhan serupa terjadi berulang, kondisi itu berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah di tingkat kecamatan.
Menanggapi aduan masyarakat tersebut respon cepat di tanggapi Camat Ilir Barat I Palembang, Alexander, ia menyampaikan apresiasi terhadap kritik yang diberikan masyarakat. Ia mengatakan, masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak kecamatan.
“Makasih atas kritiknya. Insya Allah jadi bahan evaluasi kami,” kata Alexander. Jum’at (28/8/2026).
Menurut dia, pihak kecamatan juga tengah berupaya melakukan pembenahan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah pengadaan mesin fotokopi yang dapat digunakan masyarakat di kantor kecamatan. Fasilitas tersebut diharapkan mengurangi kebutuhan warga untuk keluar-masuk kantor hanya untuk menggandakan dokumen persyaratan.
“Ke depan, insya Allah akan kami anggarkan mesin fotokopi untuk warga, sehingga warga tidak bolak-balik untuk fotokopi,” ujarnya.
Alexander menjelaskan, informasi mengenai persyaratan pelayanan sebenarnya telah disediakan melalui standing banner yang ditempatkan di bagian depan teras kantor. Selain itu, petugas keamanan juga disebut dapat membantu mengarahkan masyarakat yang membutuhkan informasi terkait layanan.
Namun, keberadaan informasi dan fasilitas pendukung tersebut tetap perlu diimbangi dengan sikap petugas yang responsif ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Sorotan mengenai penggunaan telepon seluler oleh petugas saat jam pelayanan pun menjadi pengingat bahwa pelayanan publik bukan hanya soal kelengkapan fasilitas dan informasi persyaratan. Sikap, kedisiplinan, dan perhatian petugas terhadap warga juga menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan pemerintah.
Pihak Kecamatan Ilir Barat I kini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kritik tersebut tidak berhenti sebagai respons di media sosial, tetapi benar-benar ditindaklanjuti melalui evaluasi internal dan perbaikan pelayanan di lapangan. (WNA)














