SuaraIndo.id – Memasuki usia ke-31 tahun, RSUD Palembang BARI terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan guna mewujudkan cita-cita sebagai rumah sakit rujukan unggulan di Sumatera Selatan hingga tingkat nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 RSUD Palembang BARI yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung Administrasi RSUD Palembang BARI, Jumat.
Mengangkat tema “Berakar pada Budaya, Berdaya untuk Negeri, dan Berkibar di Kancah Global”, peringatan tahun ini menjadi momentum bagi rumah sakit milik Pemerintah Kota Palembang tersebut untuk memperkuat kualitas layanan, memperluas akses kesehatan, serta meningkatkan daya saing di tengah tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Direktur RSUD Palembang BARI, dr. Hj. Amalia, M.Kes, mengatakan bahwa tema yang diusung mencerminkan arah pengembangan rumah sakit yang tidak hanya berpijak pada nilai-nilai pelayanan yang humanis dan berbudaya, tetapi juga memiliki daya saing hingga tingkat nasional.
“Di usia ke-31 tahun ini, kami memiliki harapan besar agar RSUD Palembang BARI terus tumbuh menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik, tidak hanya bagi masyarakat Kota Palembang, tetapi juga masyarakat Sumatera Selatan dan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Amalia, upaya tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Palembang yang mendorong peningkatan kualitas layanan publik, termasuk sektor kesehatan.
Karena itu, RSUD Palembang BARI terus melakukan penguatan layanan melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penambahan layanan spesialistik.
Salah satu capaian penting yang berhasil diraih adalah ditunjuknya RSUD Palembang BARI oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai rumah sakit pengampu untuk sejumlah layanan prioritas nasional.
Program tersebut mencakup penguatan layanan kanker, jantung, kesehatan ibu dan anak, kesehatan jiwa, serta beberapa layanan strategis lainnya.
“Kepercayaan yang diberikan Kementerian Kesehatan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan sesuai standar rumah sakit rujukan modern,” katanya.
Selain memperkuat layanan unggulan yang telah ada, RSUD Palembang BARI juga terus mengembangkan berbagai layanan baru, di antaranya layanan urologi, peningkatan layanan intensif, serta sejumlah pelayanan spesialistik lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Pengembangan tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, RSUD Palembang BARI juga menjalankan berbagai program yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Melalui program pelayanan jemput bola, rumah sakit berupaya menjangkau warga yang mengalami keterbatasan akses akibat faktor jarak, transportasi, maupun kondisi sosial ekonomi.
“Pelayanan kesehatan merupakan hak seluruh masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Amalia.
Ia menambahkan, dukungan Pemerintah Kota Palembang menjadi faktor penting dalam percepatan pengembangan rumah sakit. Berbagai program peningkatan layanan, pengadaan fasilitas kesehatan, hingga penguatan layanan spesialis akan terus dilakukan secara bertahap untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Peringatan HUT ke-31 RSUD Palembang BARI menjadi penanda perjalanan panjang rumah sakit tersebut dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini menjadi refleksi atas capaian yang telah diraih sekaligus tekad untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Dengan semangat transformasi dan penguatan layanan, RSUD Palembang BARI optimistis mampu mengukuhkan posisinya sebagai rumah sakit rujukan terdepan di Sumatera Selatan serta menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.













