PMPB Sumsel

Koalisi Ormas Bersatu Sumsel Menguat, Yusuf Malaya: Target 95 Persen Organisasi Bergabung

38
×

Koalisi Ormas Bersatu Sumsel Menguat, Yusuf Malaya: Target 95 Persen Organisasi Bergabung

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) di Sumatera Selatan untuk mempererat silaturahmi. Hal itu terlihat dalam kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Koalisi Ormas Bersatu Sumsel yang digelar di Markas Besar Harimau Sumatera Bersatu (HSB), Jalan Sultan M Mansyur, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Ormas HSB tersebut mengusung tema “Mempererat Hubungan Persaudaraan dan Menumbuhkan Rasa Kekeluargaan” dalam suasana Ramadan 1447 Hijriah. Acara ini dihadiri sejumlah pimpinan ormas di Sumatera Selatan serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Tokoh Ulama Habib Amak Sihab, Tokoh Masyarakat Diki Haitami yang juga menjadi Dewan Pembina dan Penasehat DPP HSB, serta sejumlah pimpinan ormas yang tergabung dalam Koalisi Ormas Bersatu Sumsel.

Beberapa pimpinan ormas yang hadir di antaranya Ketua Umum DPP HSB H Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M, Ketua PMPB Sumsel M Yusuf Malaya, Ketua DPW PEKAT IB Sumsel Ir Suparman Romans, Ketua DPD FCS Sumsel Gerry Hari Wijaya, Ketua PPM Sumsel Gerty Gunung Iskandar Alamlah, serta Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Palembang Nursyamsu M.A.H Iding.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMPB Sumsel M Yusuf Malaya mengatakan, pentingnya persatuan antar ormas demi menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

Menurutnya, setiap organisasi memiliki visi, misi, serta AD/ART yang pada dasarnya tidak mengajarkan tindakan yang meresahkan masyarakat.

“Tidak ada satu pun organisasi yang mengajarkan untuk membuat onar atau menjadi preman. Semua organisasi pasti memiliki tujuan baik untuk masyarakat,” kata Yusuf Malaya.

Ia bahkan menargetkan sekitar 95 persen ormas di Sumatera Selatan dapat berkoalisi dan bersatu, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah.

“Target kami ke depan, minimal 95 persen ormas di Sumsel bisa bersatu dan berkoalisi. Ini tentu tidak bisa tercapai tanpa keinginan bersama dari semua pihak,” ujarnya.

Yusuf juga mengakui bahwa dirinya memiliki keterbatasan dalam berbagai hal. Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk berbuat bagi masyarakat.

“Saya menyadari memiliki keterbatasan, baik dari segi ilmu maupun kemampuan. Tetapi saya punya niat untuk berbuat dan memberikan kerja nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap keberadaan ormas dapat memberikan kontribusi positif, terutama dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan damai di tengah masyarakat Sumatera Selatan.

Selain itu, Yusuf juga mengingatkan agar persoalan pribadi tidak membawa-bawa nama organisasi.

“Kalau ada masalah pribadi satu atau dua orang, jangan membawa nama organisasi. Kita harus menjaga nama baik organisasi masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ormas untuk bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya, mulai dari tingkat DPD hingga ranting, ormas harus memiliki komitmen yang sama untuk ikut menjaga keamanan serta membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Ormas harus hadir memberi kontribusi nyata, membantu pemerintah, serta menciptakan rasa aman dan damai bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yusuf juga menyampaikan bahwa PMPB Sumsel telah menyediakan layanan bantuan hukum gratis bagi anggota maupun masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap kegiatan silaturahmi antar ormas seperti ini tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Mudah-mudahan ke depan hubungan ini semakin kuat. Kalau ada masalah besar bisa diperkecil, masalah kecil bisa hilang. Yang penting kita tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan,” katanya. (WNA)