PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Semangat memperkuat peran kontraktor lokal menggema dalam kegiatan bertema “Gapensi Berperan Aktif Dalam Membangun Daerah di Bidang Jasa Konstruksi” yang digelar Badan Pimpinan Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Salatin Palembang, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi para pelaku jasa konstruksi untuk mempertegas komitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan.
Ketua Umum BPD Gapensi Sumsel, Mayumi Itsuwa, B.A (Hons), menegaskan bahwa Gapensi harus tampil lebih dari sekadar organisasi profesi.
Menurutnya, asosiasi ini harus menjadi motor pembinaan anggota sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
“Gapensi tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga harus hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor konstruksi,” ujarnya.
Ia menekankan, kontraktor lokal tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan di wilayahnya sendiri.
“Jangan kita membangun daerah kita sendiri, tapi kita tidak menjadi tuan rumah di daerah kita sendiri,” tegasnya.
Mayumi juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap era digital dan regulasi yang semakin ketat.
Ia mendorong seluruh anggota menjaga profesionalisme serta membuka ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berinovasi.
“Kita harus melek digital. Sekarang semua sudah berbasis sistem dan digitalisasi. Anak-anak muda harus bisa mengikuti perkembangan zaman agar organisasi semakin berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum BPD Gapensi Sumsel, Herman Toni, ST, MT, menilai tantangan dunia konstruksi ke depan semakin kompleks, baik dari sisi persaingan usaha maupun penerapan regulasi terbaru. Karena itu, peningkatan kompetensi anggota menjadi prioritas utama organisasi.
Selain forum diskusi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) serta pemberian penghargaan kepada sejumlah mitra strategis, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jamkerindo, unsur TNI seperti Pangdam dan Danrem, serta para bupati se-Sumsel.
Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas sinergi yang telah terbangun dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah.
Dalam agenda pemilihan Ketua Umum BPD Gapensi Sumsel periode 2026–2031, panitia menyatakan hanya satu kandidat yang mendaftar hingga penutupan, yakni Mayumi.
“Untuk saat ini, berkas yang masuk hanya satu kandidat, yaitu Ibu Mayumi. Pendaftaran sudah resmi ditutup setelah pembukaan tadi,” ujar Herman Toni.
Ia menjelaskan, Mayumi sebelumnya telah memimpin Gapensi Sumsel selama lima tahun terakhir dan kembali maju untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode berikutnya.
Saat ini, Gapensi Sumsel memiliki sekitar 500 anggota yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Sebagai salah satu asosiasi jasa konstruksi tertua setelah Kadin, Gapensi memiliki jaringan luas hingga ke tingkat pusat, termasuk keterkaitan dengan sejumlah BUMN.
Terkait keanggotaan, persyaratan bergabung dinilai cukup sederhana. Perusahaan harus memiliki legalitas lengkap serta Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku sesuai ketentuan Kementerian PUPR.
Setelah itu, perusahaan dapat mendaftarkan diri dan memperoleh Kartu Tanda Anggota (KTA).
Dengan semangat soliditas, profesionalisme, dan adaptasi digital, Gapensi Sumsel optimistis mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah serta memastikan kontraktor lokal berperan lebih besar dalam pembangunan infrastruktur daerah. (HSP)












