Muara Enim

Usai Acara Kernapal HUT ke -79 Muara Enim Meninggalkan Luka Mendalam, Ada Apa

17
×

Usai Acara Kernapal HUT ke -79 Muara Enim Meninggalkan Luka Mendalam, Ada Apa

Sebarkan artikel ini

Muara Enim, SUMSELJARRAKPOS – Acara HUT ke-79 pada tahun 2025 Kabupaten Muara Enim Di lapangan Pemkab Muara Enim dan seputaran Jalan Kecamatan kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (22/11/2025).

Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu 22 November 2025 untuk memperkenalkan budaya, serta memeriahkan HUT Ke-79 Kabupaten Muara Enim.

Pada acara pembukaan tersebut sangat meriah, tak tanggung-tanggung hadir pada saat pembukaan acara ini dibuka oleh Bupati Muara Enim langsung dan di hadiri Forkompinda Kabupaten Muara Enim dan tamu undangan. Namun di balik acara yang meriah dan megah tersebut meninggalkan bekas yang tak sesuai dengan judul.

Hasil pantauan awak media saat berada di lapangan Pemkab Muara Enim sekira pukul 15.30 WIB sungguh sangat memprihatinkan. Sayang seribu kali sayang, lapangan Pemkab Muara Enim dan seputaran Jalan Kecamatan Muara Enim kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Muara Enim meninggalkan luka yang mendalam.

Bagaimana tidak, lapangan Pemkab dan jalanan kota tersebut di penuhi sampah-sampah berserakan di tengah lapangan dan pinggiran jalan kota. Bukan saja tempat menggelar acara event besar, namun sering dipakai juga untuk kegiatan-kegiatan masyarakat Kabupaten Muara Enim sendiri, baik untuk melaksanakan upacara.

Awak media berhasil membincangi warga Kabupaten Muara Enim sekaligus Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Muara Enim, Hidayatullah, saat nongkrong santai dipinggir jalan tersebut mengatakan, sungguh sangat kecewa.

Mereka sebagai masyarakat Kabupaten Muara Enim tentu sangat mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan instansi yang terkait dalam acara tersebut.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memeriahkan HUT Ke-79 Kabupaten Muara Enim untuk, namun pihak panitia atau instansi terkait tidak sigap di tambah lagi kurangnya kesadaran Masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya.

“Salah satu bukti, setiap kegiatan atau event – event besar di Kabupaten Muara Enim pasti meninggalkan jejak terutama sampah, belum lagi kegiatan yang di adakan di lapangan Merdeka biasanya habis acara lapangan dan rumput tersebut hancur, rusak dan di temukan sampah yang berserakan di tengah lapangan Merdeka,” keluh Dayat.

Tak hanya itu, di balik acara – acara besar tersebut dinas kebersihan lah yang selalu menjadi penanggung jawab dari sampah – sampah yang berserakan.

Patut di apresiasi Dinas kebersihan yang mana mereka slalu siap membersihkan sampah – sampah usia acara – acara, terkadang meski tidak ada acara, mereka tetap bekerja dari mulai subuh untuk membersihkan sampah yang berserakan di pinggir jalanan, kalau tidak percaya kroscek pada saat jam 04 :30 WIB pagi,” ungkapnya.

” Lanjutnya, kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim, khususnya panitia dan instansi terkait agar kedepannya untuk lebih siap dan sigap mengatasi acara tersebut, baik awal maupun akhir dari acara tersebut,” pungkasnya.

Sebelum berita ini ditayangkan awak media mencoba untuk mencari siapa yang bertanggung jawab atau panitia dari acara tersebut untuk dikonfirmasi, namun awak media belum juga mendapatkan informasi untuk diminta keterangan.