Olahraga

Taekwondo Sumsel Torehkan Sejarah: Porprov XV Sukses Tanpa Protes di Bawah Kepemimpinan Hj. Meilinda

38
×

Taekwondo Sumsel Torehkan Sejarah: Porprov XV Sukses Tanpa Protes di Bawah Kepemimpinan Hj. Meilinda

Sebarkan artikel ini

 

MUBA, SUMSEL JARRAKPOS, — Cabang olahraga Taekwondo menorehkan catatan manis dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan 2025 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Untuk pertama kalinya, seluruh pertandingan berlangsung tertib dan tanpa satu pun protes dari kontingen peserta — sebuah capaian yang jarang terjadi dalam event olahraga multi-cabang.

Kesuksesan ini tak lepas dari tangan dingin Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Selatan, Hj. Meilinda, S.Sos., M.M.., yang memimpin langsung jalannya pelaksanaan dan memastikan seluruh aspek pertandingan berjalan profesional.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas. Tidak ada satu pun protes atau sengketa hasil, karena semua sistem berjalan transparan dan sesuai regulasi,” ujar Meilinda di sela penutupan Porprov XV, Jumat (31/10/2025).

Menurut Meilinda, keberhasilan ini merupakan hasil dari persiapan teknis dan manajerial yang matang, termasuk penataran wasit, pelatihan panitia, serta koordinasi ketat dengan seluruh kontingen. Ia menegaskan bahwa Pengprov TI Sumsel ingin menjadikan Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga tolok ukur profesionalisme pembinaan atlet.

“Kami ingin membangun budaya kompetisi yang sehat dan sistem pertandingan yang bersih. Porprov ini adalah refleksi dari kerja bersama seluruh insan Taekwondo di Sumatera Selatan,” tambah Meilinda.

Keberhasilan ini juga mendapat apresiasi langsung dari Technical Delegate Porprov XV, Master Alisan, SH., MH., M.Si., CPL, yang menilai pelaksanaan cabang Taekwondo tahun ini sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Porprov Sumsel.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua Pengprov TI Sumsel Hj. Meilinda dan seluruh panitia. Semua aspek pertandingan — dari jadwal, penjurian, hingga administrasi — berjalan sangat tertib. Tidak ada komplain, tidak ada protes. Ini menunjukkan kualitas manajemen yang luar biasa,” tegas Master Alisan.

Ia menambahkan, kesuksesan tanpa protes adalah indikator kuat bahwa seluruh perangkat pertandingan bekerja profesional sesuai dengan standar nasional dan World Taekwondo (WT).

“Taekwondo Sumsel patut dijadikan contoh bagi cabang olahraga lain. Panitia dan wasit telah menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan disiplin yang patut diapresiasi,” tambahnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Carli Junicef Vratama, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama antara panitia, wasit, dan pengurus provinsi berjalan sinergis sejak tahap persiapan.

“Kami menjalankan event ini dengan satu semangat: profesionalisme dan sportivitas. Hasilnya bisa kita lihat, semua pihak puas, tanpa konflik apa pun,” ucapnya.

Sementara itu, Rian, pelatih Taekwondo Banyuasin, mengungkapkan kebanggaannya terhadap penyelenggaraan yang dinilai adil dan transparan.

“Objektif sekali. Penilaian wasit sesuai aturan. Tidak ada keberpihakan. Semua atlet merasa dihargai,” ungkap Rian.

Dengan hasil gemilang ini, cabang Taekwondo disebut menjadi cabor paling tertib dan sukses dalam Porprov XV Sumsel, sekaligus mempertegas komitmen Pengprov TI Sumsel di bawah kepemimpinan Hj. Meilinda untuk membawa olahraga ini ke arah pembinaan yang lebih profesional dan berintegritas. (WNA)