AdvertorialBanyuasin

Pompa Intake PDAM Bermasalah, Ribuan Pelanggan di Enam Desa dan Pangkalan Balai Terdampak

86
×

Pompa Intake PDAM Bermasalah, Ribuan Pelanggan di Enam Desa dan Pangkalan Balai Terdampak

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM. – Gangguan pada pompa intake milik PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin menyebabkan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah terganggu, Rabu (24/6/2026). Akibat kerusakan tersebut, pelanggan di beberapa desa dan kawasan Pangkalan Balai terpaksa menghadapi penurunan pasokan bahkan potensi terhentinya aliran air sementara waktu.

Wilayah yang terdampak meliputi Desa Lebung, Lubuk Rengas, Lubuk Saung, Regan Agung, Desa Plajau, hingga kawasan Kota Pangkalan Balai. Kerusakan pada pompa intake yang berfungsi sebagai jantung pengambilan air baku itu membuat proses distribusi air tidak berjalan normal.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah petugas PDAM berjibaku melakukan perbaikan di tengah kondisi yang cukup sulit. Mereka berupaya mempercepat proses penanganan agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera pulih.

Kepala Cabang PDAM Pangkalan Balai, Kurniawan, bersama Kepala Unit Regan Agung, Sahrial, dan petugas teknis Dedi, turun langsung mengawasi proses perbaikan. Mereka memastikan seluruh tim bekerja maksimal untuk mengatasi gangguan tersebut.

“Kami sedang melakukan perbaikan secepat mungkin terhadap pompa intake yang mengalami kerusakan. Tim teknis terus bekerja agar distribusi air dapat kembali normal,” ujar Dedi kepada wartawan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan layanan tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan PDAM Tirta Betuah Kabupaten Banyuasin. Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini dan kami berkomitmen menyelesaikan perbaikan sesegera mungkin,” katanya.

Gangguan pada fasilitas vital seperti pompa intake menjadi perhatian serius karena berpengaruh langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap perbaikan dapat segera rampung sehingga pasokan air bersih kembali mengalir normal, terutama di tengah tingginya kebutuhan air untuk aktivitas rumah tangga.

Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan masih berlangsung dan pihak PDAM belum dapat memastikan secara rinci waktu normalisasi distribusi air ke seluruh wilayah terdampak. Namun, petugas optimistis gangguan tersebut dapat segera diatasi dalam waktu dekat.(WT)