OKI, SUMSELJARRAKPOS — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 18 April 2026 di Kantor PKB Kayuagung.
Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi internal sekaligus langkah strategis dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan.
Ketua DPC PKB OKI, H.M. Djakfar Sodiq, menegaskan bahwa Muscab tidak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melakukan pembenahan sekaligus regenerasi kepemimpinan, khususnya di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC).
“Muscab ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi menjadi momentum pembenahan dan regenerasi kepengurusan di tingkat PAC.
Kami ingin memastikan PKB semakin solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” ujar Djakfar, Senin (30/3/2026), di Kayuagung.
Ia menjelaskan, Muscab akan membuka ruang partisipasi yang luas bagi kader di tingkat kecamatan dalam menentukan arah kepemimpinan partai.
Proses penjaringan kepengurusan juga disebut terbuka bagi kader potensial, baik dari internal partai maupun pihak yang memiliki komitmen terhadap penguatan organisasi.
Selain itu, Djakfar turut menyinggung capaian politik PKB OKI dalam Pemilu 2024. Ia menyebut, partainya berhasil mencatatkan hasil signifikan dengan menjadi pemenang di tingkat kabupaten serta mengantarkan kadernya menduduki kursi Ketua DPRD OKI.
“Keberhasilan ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat terhadap kerja-kerja kader PKB, sekaligus hasil dari soliditas seluruh struktur partai, mulai dari DPC hingga tingkat ranting,” katanya.
Ke depan, melalui Muscab tersebut, DPC PKB OKI menargetkan terbentuknya kepengurusan yang lebih solid, loyal, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan capaian politik partai di daerah.
“Muscab ini diharapkan dapat memperkuat mesin politik partai agar lebih siap menghadapi dinamika politik daerah ke depan,” ujar Djakfar.
Muscab PKB OKI nantinya akan melibatkan pengurus lama, kader aktif di tingkat kecamatan, serta unsur DPC sebagai fasilitator.
Dengan langkah ini, PKB OKI optimistis mampu memperkokoh basis organisasi sekaligus memperkuat posisi politiknya di tingkat daerah.














