PT. Jasa Raharja

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100.000 Pemudik, Sediakan Bus, Kereta, dan Kapal Laut

19
×

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100.000 Pemudik, Sediakan Bus, Kereta, dan Kapal Laut

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA, SUMSEL JARRAKPOS, Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis BUMN 2026 sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat. Program ini melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan, dengan target lebih dari 100.000 pemudik menuju berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari upaya BUMN mendukung kelancaran arus mudik Lebaran sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, Mudik Gratis BUMN 2026 menyediakan moda transportasi darat, kereta api, dan laut dengan standar keselamatan terjamin. Sebanyak lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik menggunakan 42 unit kapal laut.

Rencananya, flag off pemberangkatan moda bus akan dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, mengatakan program tahun ini mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”.

“Melalui tema tersebut, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Tedi.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antar-BUMN yang memperkuat koordinasi layanan transportasi serta aspek keselamatan perjalanan.

“Sinergi ini menegaskan komitmen BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang terus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran,” katanya.

Managing Director Stakeholder Management BPI Danantara, Rohan Hafas, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden agar BUMN tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara lebih efisien untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dirasakan melalui pelayanan publik yang lebih dekat dan peduli,” ujarnya.

Program Mudik Gratis BUMN terus mengalami peningkatan layanan dan perbaikan berkelanjutan. Tidak hanya dari sisi kuota peserta yang bertambah setiap tahun, tetapi juga proses pendaftaran yang semakin mudah, tertib, dan terintegrasi lintas BUMN serta Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama Jasa Raharja sekaligus Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan fasilitas transportasi, melainkan wujud tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap keselamatan.

“Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN, kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat,” ujar Awaluddin.

Pada 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran ganda. Penggunaan single data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi syarat utama, sehingga setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan masing-masing BUMN. Calon pemudik wajib melengkapi data sesuai ketentuan, yang kemudian diverifikasi. Peserta yang lolos verifikasi akan menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan.

Awaluddin menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program.

“Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi kompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan membawa cerita kebahagiaan,” tuturnya.(Rill)