BELITUNG, SUMSEL JARRAKPOS, – Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Selatan mencatat hasil maksimal dalam ajang Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge 2026 yang digelar di Pondopo Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, pada 25–26 April 2026. Dari hanya empat atlet yang diturunkan, Sumsel sukses membawa pulang tiga medali emas dan satu perak.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra ini diikuti sekitar 600 atlet dari berbagai daerah, mulai dari Belitung, Bangka, Sumatera Selatan, hingga kota-kota besar seperti Bandung. Para peserta bertanding di sejumlah kategori, yakni super kids, pra cadet, cadet, junior, hingga senior.
Adapun peraih medali dari Sumsel adalah Rizky Oktavian, Varras, dan Rama yang masing-masing menyumbangkan medali emas, serta Akbar yang meraih medali perak.
Ketua Pengprov TI Sumsel, Hj. Meilinda, S.Sos., M.M., menilai capaian tersebut sebagai hasil dari efektivitas pembinaan serta kesiapan mental para atlet saat bertanding.
“Kami hanya mengirim empat atlet, tetapi mereka mampu menunjukkan kualitas dengan meraih tiga emas dan satu perak. Ini membuktikan bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan di jalur yang tepat,” ujar Meilinda. Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas atlet, terutama dalam menghadapi kejuaraan yang lebih besar di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu peraih medali emas, Rizky Oktavian, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih setelah melalui persiapan yang cukup intens.
“Alhamdulillah bisa memberikan yang terbaik untuk Sumsel. Pertandingan cukup ketat, tapi saya berusaha tetap fokus dan menjalankan strategi dari pelatih,” kata Rizky.
Kejuaraan ini sendiri tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism di Belitung, dengan menggabungkan pertandingan taekwondo dan promosi destinasi wisata daerah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakapolda Bangka Belitung, Brigjen Pol Murry Miranda, yang menekankan pentingnya sinergi antara olahraga dan pariwisata dalam mendorong pertumbuhan daerah. (WNA)













