MUBA, SUMSEL.JARRAKPOS.COM – Kapolsek Batanghari Leko, IPTU Agum Marenra, S.Tr.K., M.H., menghadiri peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Darbi Hidayatul Qur’an, Desa Lubuk Bintialo, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (27/10/2026), kemarin.
Kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh santri dan santriwati dari tujuh pondok pesantren serta satu majelis zikir dari Kecamatan Batanghari Leko dan Kecamatan Sanga Desa.
Kehadiran Kapolsek Batanghari Leko merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dan sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, serta masyarakat.
Kapolsek Batanghari Leko IPTU Agum Marenra menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, semangat kebangsaan, serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Santri memiliki peran penting dalam membangun bangsa, tidak hanya melalui ilmu agama, tetapi juga dengan menanamkan akhlak mulia, kedisiplinan, dan semangat cinta Tanah Air. Kami berharap para santri dapat menjadi generasi penerus yang berkontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan negara,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri mendukung kegiatan keagamaan yang dapat mempererat hubungan antara ulama, santri, pemerintah, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat silaturahmi dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Musi Banyuasin yang diwakili Kepala Tata Pemerintahan, Firdaus Paku Alam, S.H., M.Si., Kepala Baznas Muba Drs. H. Muhamad Jaya, M.Si., Camat Batanghari Leko Ahmad Saropi, S.Sos., M.Si., para kepala desa atau perwakilannya, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat Nabi, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars, sambutan, ceramah agama, mau’idhoh hasanah, doa bersama, hingga penutup.
Untuk mendukung kelancaran acara, personel Polsek Batanghari Leko berkoordinasi dengan panitia dan melaksanakan pengamanan bersama BKPM Lubuk Bintialo.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, diharapkan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kerukunan serta mewujudkan lingkungan yang aman dan harmonis di wilayah Kecamatan Batanghari Leko.












