DaerahPalembang

Eko Wahyudi Nilai Kinerja 1 Tahun RDPS Progresif, Soroti Kepemimpinan Pro-Rakyat

12
×

Eko Wahyudi Nilai Kinerja 1 Tahun RDPS Progresif, Soroti Kepemimpinan Pro-Rakyat

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG , SUMSELJARRAKPOS— Dinamika politik lokal di Kota Palembang diwarnai dengan apresiasi dari kalangan aktivis mahasiswa terhadap kinerja 1 Tahun pemerintahan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam (RDPS).

Sekretaris Jenderal parlemen jalanan, M. Eko Wahyudi, menilai capaian awal pemerintahan tersebut menunjukkan arah kebijakan yang progresif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam keterangannya, Eko menegaskan bahwa kepemimpinan di kota besar seperti Palembang membutuhkan kombinasi antara kapasitas intelektual, keberanian politik, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor.

Menurutnya, hal tersebut tercermin dalam gaya kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam.

Ia juga menyoroti latar belakang organisasi Ratu Dewa sebagai kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), yang dinilai membentuk karakter kepemimpinan berbasis nilai dan kedekatan dengan kelompok mahasiswa.

“Figur pemimpin yang lahir dari proses kaderisasi memiliki fondasi ideologis yang kuat, sehingga lebih peka terhadap persoalan sosial,” ujar Eko, Selasa (7/4/2026).

Dari sisi kinerja, Eko mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan RDPS tergolong tinggi.

Selain itu, ia menilai terdapat indikasi positif pada pertumbuhan ekonomi daerah serta penurunan angka stunting dalam periode awal kepemimpinan.

Realisasi program kerja yang telah mencapai sekitar 75 persen dalam 100 hari pertama juga disebut sebagai indikator keseriusan pemerintah dalam menjalankan agenda prioritas.

Program perlindungan sosial melalui Jamsostek bagi pekerja rentan menjadi salah satu kebijakan yang mendapat sorotan.

Dalam konteks politik pelayanan publik, RDPS dinilai berhasil menempatkan masyarakat sebagai pusat kebijakan.

Pendekatan ini terlihat dari penguatan layanan dasar serta respons terhadap isu-isu sosial, termasuk dukungan terhadap inisiatif bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.

Lebih lanjut, Eko menilai visi “Palembang Sejahtera dan Berdaya” mencerminkan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya konsolidasi birokrasi serta penghapusan ego sektoral guna memastikan efektivitas implementasi kebijakan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa konsistensi dan pengawasan publik tetap menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan program-program tersebut ke depan.

“Apresiasi ini penting sebagai bentuk dukungan awal, namun kontrol publik tetap diperlukan agar arah pembangunan tetap berada di jalur kepentingan rakyat,” tegasnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Eko menilai kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam saat ini berada pada momentum politik yang positif, sekaligus menjadi ujian dalam menjaga kepercayaan publik di tengah dinamika pemerintahan daerah. ***