PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS — Dunia sastra Palembang kembali bergeliat. Seniman Palembang menggelar acara baca puisi bertajuk “Rindu Dua Penyair 2026” di Gedung Kesenian Palembang, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dua penyair nasional asal Yogyakarta, Afnan Malay dan Joko Pranoto.
Ketua DKP Palembang, Muhamad Nasir, mengatakan kegiatan tersebut digelar secara spontan menyusul kedatangan kedua penyair nasional itu ke Palembang dalam rangka silaturahmi dengan seniman daerah.
“Acara ini memang dadakan. Tapi justru di situlah semangatnya. Kami ingin mempertemukan Afnan Malay dan Joko Pranoto dengan para seniman Palembang, termasuk anak-anak sekolah,” ujar Nasir, Kamis (15/1/2026).
Menurut Nasir, selain penampilan Afnan Malay dan Joko Pranoto, acara tersebut juga akan diisi oleh sejumlah seniman Palembang, di antaranya penyair Anto Narasoma, pendongeng Inug Nugroho, penyair Eka Armawati, serta para pembaca puisi lainnya.
“Acara baca puisi seperti ini sudah jarang digelar. Karena ada anjangsana dari dua penyair Jogja ke Palembang, maka kami sepakat mengadakan kegiatan bersama dalam ‘Rindu Dua Penyair 2026’,” jelasnya.
Pendongeng Inug Nugroho mengaku bangga bisa kembali terlibat dalam kegiatan sastra bersama Joko Pranoto. Ia mengenang pernah membacakan puisi karya Joko Pranoto dalam acara kesenian sebelumnya di Palembang.
“Saya sudah dua kali terlibat acara dengan Mas Joko di Palembang. Rasanya selalu menyenangkan,” ujarnya sambil tersenyum.
Hal senada disampaikan Eka Armawati. Ia menilai Joko Pranoto merupakan sosok penyair yang konsisten memberi dukungan kepada generasi muda.
“Mas Joko selalu memberi semangat kepada anak-anak sekolah yang saya ajak membaca puisi karya beliau,” katanya.
Sementara itu, Afnan Malay menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat seniman Palembang. Ia mengaku mengenal sejumlah penyair lokal seperti Anto Narasoma, Anwar Putra Bayu, Rapanie Igama, dan Taufik Wijaya.
“Sambutan kawan-kawan di Palembang luar biasa. Saya dan Mas Joko akan berusaha tampil maksimal. Semoga acara ini menjadi referensi sastra puisi bagi anak-anak sekolah,” ujar Afnan.
Penyair Joko Pranoto pun mengungkapkan rasa bangganya bisa ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini bukan hanya ruang apresiasi, tetapi juga tempat belajar dan bersilaturahmi.
“Saya senang bisa bertemu penyair Palembang dan belajar bersama. Sastra selalu memberi ruang untuk tumbuh,” katanya.
Selain pembacaan puisi, acara ini juga akan dimeriahkan penampilan musik dari Kerukunan Keluarga Pedangdut Palembang (KKPP). Usai kegiatan utama, panitia berencana menggelar road show sastra puisi ke sekolah-sekolah di Palembang.
“Pokoknya acara ini harus sukses,” pungkas Nasir (MN)














