PALEMBANG, SUMSEL.JARRAKPOS.COM — Proses casting film Lenget The Movie resmi berakhir dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat Sumatera Selatan. Ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Selatan memadati lokasi seleksi untuk mengikuti proses pencarian pemeran film panjang pertama Palembang yang mengangkat bahasa, budaya, dan identitas lokal sebagai kekuatan utama cerita.
Kegiatan casting yang berlangsung selama beberapa hari ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan produksi Lenget The Movie. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja kreatif, seniman, konten kreator, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap dunia seni peran dan perfilman.
Dalam proses seleksi, peserta menjalani sejumlah tahapan yang dirancang untuk menggali kemampuan akting, penghayatan karakter, ekspresi emosional, kemampuan improvisasi, hingga penguasaan dialek dan bahasa Palembang yang menjadi salah satu elemen penting dalam film ini. Tim casting yang terdiri dari sutradara, produser, serta tim kreatif melakukan penilaian secara menyeluruh guna menemukan sosok-sosok yang sesuai dengan karakter yang telah dirancang dalam naskah.
Sutradara Lenget The Movie, Aldosyah Reza, mengungkapkan rasa bangga dan optimisme setelah menyaksikan langsung besarnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses casting.
“Sejak awal, mimpi kami adalah menghadirkan film panjang pertama Palembang yang benar-benar lahir dari masyarakat Palembang, diperankan oleh orang-orang Palembang, dan menggunakan budaya serta bahasa yang hidup dalam keseharian masyarakatnya. Setelah melihat langsung proses casting ini, saya semakin yakin bahwa Lenget The Movie tidak hanya akan menjadi sebuah karya sinema, tetapi juga menjadi bukti bahwa talenta-talenta lokal mampu menghasilkan mahakarya yang membanggakan. Antusiasme yang ditunjukkan para peserta memberi kami energi sekaligus tanggung jawab besar untuk menghadirkan film terbaik bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Aldosyah Reza.
Menurutnya, proses casting menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap dunia perfilman. Banyak peserta yang menunjukkan kemampuan akting yang menjanjikan meskipun belum memiliki pengalaman profesional sebelumnya.
Tingginya partisipasi masyarakat juga menjadi indikator positif bahwa ekosistem industri kreatif, khususnya perfilman di Sumatera Selatan, memiliki ruang untuk terus berkembang. Selain berfungsi sebagai ajang pencarian pemeran, casting Lenget The Movie turut menjadi ruang kolaborasi dan silaturahmi bagi para pelaku seni, komunitas kreatif, dan pecinta film lokal yang memiliki semangat yang sama untuk memajukan perfilman daerah.
Produser Lenget The Movie, Rifqi Mardhani, menyampaikan bahwa jumlah peserta dan kualitas talenta yang ditemukan selama proses seleksi bahkan melampaui ekspektasi tim produksi.
“Antusiasme yang kami terima jauh melampaui ekspektasi. Kami melihat begitu banyak talenta baru yang memiliki potensi besar untuk berkembang di industri kreatif. Banyak wajah-wajah baru yang menunjukkan kualitas, karakter, dan semangat luar biasa. Hal ini menjadi bahan bakar tambahan bagi kami untuk menghadirkan karya terbaik yang dapat dibanggakan oleh masyarakat Sumatera Selatan melalui Lenget The Movie,” kata Rifqi Mardhani.
Lebih lanjut, Rifqi menegaskan bahwa salah satu misi utama film ini adalah membuka ruang yang lebih luas bagi talenta lokal untuk terlibat secara langsung dalam industri perfilman. Oleh karena itu, tim produksi berkomitmen memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk berkontribusi dalam berbagai aspek produksi, baik di depan maupun di belakang layar.
Saat ini, tim produksi tengah memasuki tahap evaluasi akhir untuk menentukan para pemeran yang akan bergabung dalam produksi Lenget The Movie. Seluruh hasil seleksi akan melalui proses penilaian yang cermat guna memastikan setiap karakter diperankan oleh sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan cerita.
Nama-nama peserta yang dinyatakan lolos akan diumumkan secara resmi melalui kanal media sosial dan platform komunikasi resmi Lenget The Movie dalam waktu dekat. Tim produksi mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti informasi hanya dari akun resmi guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai film panjang pertama yang diproduksi oleh sineas lokal Palembang dengan mengangkat bahasa dan budaya daerah secara autentik, Lenget The Movie hadir tidak hanya sebagai sebuah karya hiburan, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal melalui medium sinema. Film ini diharapkan mampu menjadi representasi identitas masyarakat Sumatera Selatan sekaligus membuka jalan bagi lahirnya karya-karya film daerah lainnya di masa mendatang.
Melalui pengemasan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan penggunaan unsur budaya lokal yang kuat, Lenget The Movie berupaya memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Selatan kepada audiens yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Setelah proses casting selesai, tim produksi akan melanjutkan rangkaian tahapan pra-produksi, termasuk pendalaman karakter, pembacaan naskah (reading), latihan pemeran, penyempurnaan teknis produksi, hingga persiapan lokasi syuting. Proses syuting dijadwalkan akan dimulai dalam waktu dekat sesuai dengan jadwal produksi yang telah disusun.
Keberhasilan penyelenggaraan casting ini menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan visi besar Lenget The Movie, yaitu menghadirkan karya sinema berkualitas yang lahir dari daerah, dikerjakan oleh talenta daerah, dan mampu membanggakan daerah.
Tentang Lenget The Movie
Lenget The Movie merupakan film panjang karya sineas lokal Palembang yang mengangkat cerita dengan latar budaya Sumatera Selatan. Film ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem perfilman daerah, pelestarian bahasa dan budaya lokal, serta pemberdayaan talenta kreatif Sumatera Selatan. Dengan mengedepankan nilai-nilai budaya yang autentik dan pendekatan sinematik yang relevan dengan masyarakat masa kini, Lenget The Movie diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan perfilman daerah di Indonesia.













