Berita

BREAKING NEWS: Alex Noerdin Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

85
×

BREAKING NEWS: Alex Noerdin Meninggal Dunia di Usia 75 Tahun

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SUMSEL JARRAKPOS, Kabar duka menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan. Mantan Gubernur Sumatera Selatan dan anggota DPR RI, H. Alex Noerdin, meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB di RS Siloam Semanggi, Jakarta.

Informasi wafatnya tokoh senior Sumsel tersebut dibenarkan oleh juru bicara keluarga besar, Okta Alfarisi. “Benar, Bapak Alex Noerdin meninggal dunia,” ujar Okta saat dikonfirmasi.

Pihak keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat Sumatera Selatan agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta segala khilafnya diampuni.

Sempat Dirawat di ICU

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Alex Noerdin sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU sejak Senin (22/2/2026). Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga belum menyampaikan secara rinci penyebab wafatnya almarhum.

Jejak Panjang Pengabdian

Lahir di Palembang pada 9 September 1950, Alex Noerdin memulai kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel.

Karier birokratnya berkembang pesat. Ia pernah menjabat sebagai staf, kepala seksi, kepala bidang, hingga dipercaya menjadi Kepala Bappeda Sumsel.

Namanya semakin dikenal luas saat menjabat sebagai:

  • Bupati Musi Banyuasin selama dua periode (2001–2006 dan 2007–2012).
  • Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2013 dan 2013–2018.
  • Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) setelah menuntaskan masa jabatan sebagai gubernur.

Pada 14 Juni 2008, di tengah periode keduanya sebagai Bupati Musi Banyuasin, ia mengundurkan diri untuk mengikuti Pemilihan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2013, yang kemudian mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Sumsel selama dua periode.

Kepergian Alex Noerdin menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Sumatera Selatan. Sosoknya dikenal sebagai figur yang memiliki pengaruh kuat dalam pembangunan daerah dan perjalanan politik di Bumi Sriwijaya.

Informasi lebih lanjut terkait prosesi pemakaman masih menunggu keterangan resmi dari pihak keluarga. (*)