Olahraga

Musda Gokasi Sumsel 2026 Bahas Evaluasi Kepengurusan dan Program Kerja 2026-2030

4
×

Musda Gokasi Sumsel 2026 Bahas Evaluasi Kepengurusan dan Program Kerja 2026-2030

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS — DPD Goju Ryu Karate-Do Shinbukan Indonesia (Gokasi) Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) 2026 di Ballroom Algoritma Hotel Palembang, pada Minggu (27/9/2026).

Musda tersebut mengusung tema “Melalui Musda Gokasi, Kita Wujudkan Solidaritas Organisasi yang Berintegritas Tinggi, Berprestasi, dan Bermartabat” serta menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2022-2026 dan penyusunan kepengurusan serta program kerja periode 2026-2030.

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus Gokasi Sumsel dan pengurus cabang, di antaranya Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Ketua Umum DPD Gokasi Sumatera Selatan, Drs. Gunatien, TP., M.Pd. mengatakan evaluasi menjadi bagian penting dalam agenda Musda.

Menurut dia, seluruh capaian maupun kekurangan selama periode sebelumnya perlu dibahas sebagai bahan perbaikan bagi kepengurusan mendatang.

“Agendanya seperti biasa, pertama evaluasi kegiatan selama periode 2022 sampai 2026. Segala sesuatu, lebih dan kurang itu pasti akan dibahas dan akan diperbaiki ke depan,” kata Gunatien.

Menurut dia, hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi kepengurusan berikutnya dalam menyusun program kerja untuk periode 2026-2030.

“Yang sudah baik kita lanjutkan, yang masih kurang kita perbaiki. Harapannya, kepengurusan berikutnya bisa menjalankan program dengan lebih baik,” ungkapnya.

Untuk periode2026-2030, program kerja Gokasi Sumsel diarahkan pada penguatan organisasi, pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang karate.

Penguatan organisasi dilakukan melalui konsolidasi dan pengembangan struktur Gokasi di tingkat kabupaten dan kota.

Sementara di bidang prestasi, pembinaan atlet akan dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.

Selain itu, peningkatan kapasitas pelatih serta wasit dan juri juga menjadi perhatian melalui pelatihan dan sertifikasi sesuai ketentuan organisasi dan federasi karate.

Gunatien menyebut keberadaan Gokasi di Sumatera Selatan terus berkembang. Meski saat ini belum seluruh kabupaten dan kota memiliki kepengurusan definitif, sejumlah daerah disebut telah menjadi cikal bakal pengembangan organisasi.

“Walaupun yang definitif baru beberapa kabupaten dan kota, cikal bakalnya sudah banyak yang akan membuka. Kita berharap yang sudah siap untuk membuka ini ke depan bisa terealisasi,” ujarnya.

Ia berharap perluasan organisasi dapat berjalan selama periode 2026-2030 sehingga pembinaan karate dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Sumatera Selatan.

“Harapan kami, dengan adanya Musda 2026 ini, ke depan Gokasi akan lebih maju lagi, lebih berjaya, dengan prestasi yang lebih luar biasa lagi,” ujar Gunatien.

Sementara itu, Pendiri Gokasi Sumatera Selatan Kanang Alideras, SBR, mengatakan Musda menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan.

Menurut Kanang, capaian maupun kekurangan selama periode 2022-2026 perlu menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah organisasi ke depan.

“Harapannya, mudah-mudahan ke depan Gokasi ini makin hari makin berkembang,” kata Kanang.

Ia juga berharap daerah yang telah memiliki kesiapan untuk membentuk kepengurusan dapat segera merealisasikan rencana tersebut.

“Harapannya, ke depan daerah-daerah yang sudah memiliki kesiapan dapat segera merealisasikan pembentukan kepengurusan, sehingga Gokasi bisa terus berkembang,”tandasnya

Di sisi lain, pembinaan atlet menjadi salah satu agenda yang turut mendapat perhatian dalam perjalanan Gokasi Sumsel.

Ditempat yang sama, Bendahara Umum Gokasi Sumatera Selatan, Huggannah, S.Pd., M.Pd., menambahkan pembinaan atlet menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan organisasi.

Menurut Huggannah, atlet Gokasi telah mengikuti berbagai kejuaraan selama periode 2022-2026, mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional.

“Kejuaraan cukup banyak, baik tingkat kota, provinsi maupun nasional. Atlet-atlet Gokasi alhamdulillah mengikuti berbagai kejuaraan tersebut,” kata Huggannah.

Menurut Huggannah, keikutsertaan dalam kompetisi menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi terhadap perkembangan prestasi atlet.

Ia berharap kepengurusan periode 2026-2030 dapat mempertahankan program pembinaan yang telah berjalan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet untuk bertanding.

“Harapan kami, dengan adanya Musda 2026 ini, ke depan Gokasi akan lebih maju lagi, lebih berjaya, dengan prestasi yang lebih luar biasa lagi,” pungkasnya.

Musda Gokasi Sumatera Selatan 2026 selanjutnya menjadi bagian dari proses penyiapan kepengurusan periode 2026-2030.

Evaluasi organisasi, perluasan struktur di daerah, serta keberlanjutan pembinaan atlet menjadi sejumlah agenda yang dibahas untuk menentukan arah Gokasi Sumsel pada periode berikutnya.**