Olahraga

Banyuasin Rebut Juara Umum Hj. Meilinda Cup 2026, Atlet Muda Borong 35 Emas

97
×

Banyuasin Rebut Juara Umum Hj. Meilinda Cup 2026, Atlet Muda Borong 35 Emas

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Kontingen taekwondo Kabupaten Banyuasin tampil dominan dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Hj. Meilinda Cup 2026. Mereka merebut gelar juara umum setelah mengumpulkan puluhan medali dalam kompetisi yang berlangsung di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, pada 22–23 Oktober 2026.

Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi pembinaan taekwondo Banyuasin. Kontingen ini mengoleksi total 35 medali emas, 12 perak, dan 10 perunggu dari dua kelompok pertandingan, yakni kategori prestasi dan pemula, berdasarkan data perolehan medali yang disampaikan.

Pada kategori prestasi, atlet Banyuasin menyumbangkan 12 medali emas, lima perak, dan lima perunggu. Sementara itu, perolehan kategori pemula tercatat sebanyak 23 emas, tujuh perak, dan lima perunggu.

Dominasi tersebut memperlihatkan kontribusi atlet dari berbagai kelompok kemampuan, mulai dari atlet yang baru menapaki arena kompetisi hingga mereka yang telah mengikuti pembinaan prestasi.

Kejuaraan yang diikuti sekitar 2.000 atlet itu juga menjadi ajang pengujian kemampuan teknik, mental bertanding, serta penerapan regulasi pertandingan terbaru. Peserta datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan sejumlah provinsi lain, antara lain Lampung, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Oplus_131072

Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumatera Selatan,   Hj. Meilinda, S.Sos., M.M., mengatakan, Kejuaraan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara umum, tetapi bagaimana kita menyiapkan atlet yang memiliki teknik, disiplin, mental bertanding, dan daya saing. Dengan melibatkan atlet usia dini hingga kelompok kompetitif, kami berharap pembinaan taekwondo di Sumatera Selatan semakin terarah dan berkelanjutan.” katanya. Jum’at (23/10/2026)

Menurut dia, kompetisi dengan peserta dari berbagai daerah juga memberikan kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dengan karakter permainan dan tingkat pengalaman berbeda.

Keberhasilan Banyuasin meraih juara umum menjadi sorotan tersendiri di tengah persaingan antar kontingen. Capaian medali di kategori prestasi dan pemula menunjukkan pentingnya pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada regenerasi atlet,” ujarnya.

Sementara Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Banyuasin, Ir. H. Ardi Arfani, ST., MT. Mengungkapkan, Gelar juara umum ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus, dan dukungan semua pihak. Kami bersyukur atas pencapaian ini, tetapi prestasi tersebut juga menjadi tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas latihan dan menjaga konsistensi prestasi Banyuasin pada kejuaraan berikutnya.”ungkapnya.

Ia menegaskan, bahwa keberhasilan di kategori pemula harus menjadi fondasi untuk melahirkan atlet berprestasi pada jenjang berikutnya, sehingga capaian Banyuasin tidak berhenti pada satu kejuaraan.

selain gelar juara umum, atlet Banyuasin juga mencatatkan prestasi individu. Al Fadilla Aisyah dinobatkan sebagai atlet terbaik junior kategori kyorugi putri, sedangkan Christian Lie meraih predikat atlet terbaik junior kategori poomsae,” tegasnya.

Penghargaan tersebut memperkuat capaian kontingen Banyuasin, baik dari sisi perolehan medali maupun penampilan individu atlet.

Ardi Arfani menjelaskan,  Kejuaraan Hj. Meilinda Cup 2026 pada akhirnya menjadi ruang evaluasi bagi atlet dan pelatih untuk mengukur hasil latihan, memperbaiki kekurangan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Bagi Banyuasin, gelar juara umum menjadi hasil yang membanggakan. Tantangan selanjutnya adalah memastikan prestasi tersebut berlanjut melalui pembinaan yang konsisten, kompetisi berjenjang, dan regenerasi atlet sejak usia dini,” pungkasnya. (WNA)