PALEMBANG,SUMSEL JARRAKPOS.COM – Di tengah ancaman kekeringan dan meningkatnya potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat musim kemarau, jajaran TNI AD di Sumatera Selatan menempuh ikhtiar spiritual dengan menggelar Shalat Sunnah Istisqa di Makodam II/Sriwijaya, Palembang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri bersama personel TNI dan unsur terkait di lingkungan Kodam II/Sriwijaya.
Shalat Istisqa berlangsung khidmat. Para jamaah memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun, membawa kesejukan serta manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan sektor kehidupan yang terdampak kemarau.
Bukan sekadar ritual, pelaksanaan Shalat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi cuaca kering yang berpotensi memperparah ancaman Karhutla di Sumsel.
Di lapangan, upaya pencegahan tetap menjadi prioritas melalui patroli, pemantauan titik rawan, deteksi dini hingga kesiapsiagaan pemadaman. Namun di tengah berbagai langkah tersebut, doa juga menjadi bentuk harapan agar kondisi alam segera membaik.
Kemarau boleh mengeringkan lahan, tetapi ikhtiar tidak boleh mengering. TNI bersama seluruh elemen masyarakat terus berupaya menghadapi dampak musim kemarau dan menekan ancaman Karhutla di Sumatera Selatan.(WT)














