Palembang

GUIM Gelar Khitanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Palembang

17
×

GUIM Gelar Khitanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu di Palembang

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS Dalam rangka memeriahkan semarak HUT RI ke -81 Gerakan Untuk Indonesia Maju (GUIM) menggelar bakti sosial berupa khitanan gratis, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Kamis, (27/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial GUIM untuk membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan. Peserta khitanan berasal dari sejumlah wilayah di Kota Palembang, dengan sebagian besar berasal dari kawasan rumah susun dan permukiman masyarakat.

Ketua GUIM Sumatera Selatan, Tri Eka Kandesta yang di dampingi pembina GUIM Sukma Hidayat mengatakan, kegiatan sosial tersebut diikuti sekitar 100 peserta. Selain khitanan gratis, GUIM juga menggelar kegiatan donor darah dan sejumlah program kesehatan lainnya.

Menurut Tri Eka, GUIM sebelumnya telah menjalankan berbagai kegiatan sosial, antara lain pemberian vitamin bagi ibu hamil dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan serupa akan terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung.

“Ke depan kami akan terus melakukan kegiatan sosial dan membantu masyarakat. Pengobatan gratis juga rutin kami lakukan, khususnya setiap Jumat,” ujar Tri Eka.

Oplus_132098

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi kegiatan yang digelar GUIM. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mendorong kepedulian sosial dan membantu warga kurang mampu.

Ratu Dewa juga mengajak organisasi masyarakat lainnya menjadikan kegiatan GUIM sebagai inspirasi untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.

“Gerakan sosial ini sangat baik dan menjadi contoh bagi yang lain untuk saling peduli. Mari bersama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung Pemerintah Kota Palembang melalui sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Kesehatan dan bidang kesejahteraan rakyat. (WNA)