BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan layanan kesehatan gratis yang menyasar warga binaan hingga masyarakat sekitar.
Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas IIA Banyuasin, Senin (10/8/2026), menjadi salah satu rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Tak sekadar pemeriksaan kesehatan biasa, layanan tersebut membuka kesempatan bagi peserta untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung tanpa dipungut biaya.
Sebanyak 180 orang tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 40 pegawai, 110 warga binaan, serta 30 keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar.
Sejumlah pemeriksaan dilakukan oleh petugas kesehatan Lapas Banyuasin, mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar glukosa, asam urat, kolesterol, berat badan hingga tinggi badan.
Peserta juga mendapatkan konsultasi kesehatan serta pemeriksaan kondisi kesehatan secara umum. Bagi peserta yang membutuhkan, petugas turut memberikan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan dan hasil pemeriksaan.
Bukan Sekadar Cek Kesehatan
Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan petugas untuk memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Pesan tersebut dinilai penting, terutama dalam lingkungan pemasyarakatan yang dihuni banyak warga binaan dengan latar belakang kondisi kesehatan yang beragam.
Melalui pemeriksaan sejak dini, kondisi kesehatan peserta diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan maupun pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan layanan kesehatan gratis tersebut merupakan wujud kepedulian Lapas terhadap kesehatan, sekaligus bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Banyuasin terhadap kesehatan warga binaan, keluarga, dan masyarakat sekitar,” ujar Tetra.
Menurutnya, pelayanan pemasyarakatan tidak semestinya hanya berfokus pada pembinaan warga binaan di dalam Lapas. Keberadaan Lapas juga diharapkan mampu memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan semata, tetapi mampu meningkatkan kesadaran peserta untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus memperkuat hubungan antara Lapas dan masyarakat,” katanya.
Momentum Kemerdekaan untuk Hadir Lebih Dekat
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga binaan, pegawai, keluarga warga binaan hingga masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi langsung dengan petugas kesehatan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa momentum HUT Kemerdekaan dapat diisi dengan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Bagi Lapas Banyuasin, pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan, sekaligus membangun citra pemasyarakatan yang lebih humanis dan terbuka terhadap masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan peserta mengikuti setiap tahapan pemeriksaan serta konsultasi kesehatan yang disediakan panitia.(WT)














