BANDAR LAMPUNG, SUMSEL JARRAKPOS, – Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Selatan kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series 5 yang berlangsung di Bandar Lampung, 10–12 Juli 2026. Tampil dengan kekuatan 91 atlet, Sumsel sukses memborong enam gelar juara umum, terdiri dari tiga gelar Juara Umum kategori Prestasi dan tiga gelar Juara Umum kategori Pemula. Selain itu, dua atlet Sumsel juga dinobatkan sebagai atlet terbaik pada kejuaraan bergengsi tersebut.
Sebanyak 91 atlet yang diterjunkan terdiri dari 56 atlet kategori Pemula dan 35 atlet kategori Prestasi. Mereka bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sumatera.
Dominasi Sumsel terlihat di berbagai nomor pertandingan, baik kyorugi maupun poomsae. Hasil tersebut menjadi bukti keberhasilan program pembinaan atlet yang selama ini dijalankan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Selatan.
Dua atlet Sumsel turut meraih penghargaan individu. Aulia Ayuri Fenandar dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Kategori Cadet Putri, sedangkan Christian Lie meraih predikat Atlet Terbaik Poomsae Junior Putra.
Adapun peraih medali emas Sumsel adalah Husaen (U-68 Junior Putra), Farhan (U-45 Junior Putra), Raffie (U-63 Junior Putra), Tjhia (U-42 Junior Putri), Christian Lie (Poomsae Recognized Individu Junior Putra), Athalah (U-33 Cadet Putra), Yuri (U-51 Cadet Putri), Nabil (U-59 Cadet Putra), dan Azura (O-87 Senior Putra).
Sementara itu, medali perak diraih Gendis (U-51 Cadet Putri), pasangan Christian Lie dan Lintang pada nomor Poomsae Pair Junior, Ramon (U-48 Junior Putra), serta Anugrah (U-45 Junior Putra).
Ketua Umum Pengprov TI Sumatera Selatan, Hj. Meilinda, S.Sos., M.M., mengaku bangga atas pencapaian para atlet yang berhasil mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan seluruh pihak yang selama ini konsisten melakukan pembinaan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas atlet agar mampu bersaing dan meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Minggu (12/7/2026)
Meilinda berharap keberhasilan tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri. Menurutnya, masih banyak agenda kejuaraan yang harus dipersiapkan sehingga pembinaan akan terus dilakukan secara berkesinambungan.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum Pengprov TI Sumsel, Carli Junicef Vratama, S.Pi., M.Si., menilai hasil di Bandar Lampung membuktikan bahwa program pembinaan yang dijalankan selama ini berada di jalur yang tepat.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses latihan yang disiplin, kerja sama seluruh tim, serta dukungan penuh dari orang tua atlet. Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan agar prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” katanya.
Carli berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Sumatera Selatan untuk terus berlatih dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Pelatih TI Sumatera Selatan, Dwi Andrian, mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil dari proses latihan yang panjang, disiplin, dan kerja keras seluruh tim.
“Alhamdulillah, para atlet mampu menjalankan strategi dengan baik dan menunjukkan mental bertanding yang luar biasa. Keberhasilan ini adalah buah dari latihan yang konsisten. Namun, kami tidak akan berhenti di sini karena masih banyak evaluasi yang harus dilakukan agar prestasi ini terus meningkat,” ungkapnya.
Asisten Pelatih Panji menambahkan, keberhasilan kontingen Sumsel tidak lepas dari kekompakan atlet, pelatih, ofisial, serta dukungan penuh dari para orang tua.
“Semangat juang para atlet sangat luar biasa. Mereka mampu tampil percaya diri dan tetap fokus di setiap pertandingan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Asisten Pelatih JJ. Menurutnya, hasil yang diraih di Bandar Lampung menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak usia dini.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih keras. Pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan agar Sumatera Selatan tetap menjadi salah satu kekuatan taekwondo nasional. Terima kasih kepada Pengprov TI Sumsel, seluruh pelatih, ofisial, serta orang tua atlet yang telah memberikan dukungan penuh,” katanya.
Dengan raihan enam gelar juara umum, sembilan medali emas, empat medali perak, dan dua penghargaan atlet terbaik, kontingen TI Sumatera Selatan kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan taekwondo Indonesia yang patut diperhitungkan. (WNA)













