Olahraga

MOK’S Taekwondo Championship 7 Jadi Ajang Ukur Kemampuan 1.132 Atlet

45
×

MOK’S Taekwondo Championship 7 Jadi Ajang Ukur Kemampuan 1.132 Atlet

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, – Ajang MOK’S Taekwondo Championship 7 kembali membuktikan diri sebagai salah satu kejuaraan taekwondo bergengsi di Pulau Sumatera. Digelar di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini sukses menarik 1.132 atlet dari Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu hingga DKI Jakarta.

Ketua Pelaksana MOK’S Taekwondo Championship 7 Sri Inayawati mengungkapkan, rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan kejuaraan tahun ini. Menurutnya, pelaksanaan MOK’S edisi ketujuh merupakan hasil evaluasi dan perbaikan yang terus dilakukan dari tahun ke tahun.

“Alhamdulillah MOK’S Taekwondo Championship 7 berjalan lancar tanpa kendala yang berarti. Dari tahun ke tahun kami terus berbenah dan memperbaiki berbagai aspek penyelenggaraan agar semakin baik,” ujar Sri Inayawati. Sabtu (20/6/2026)

Ia mengatakan, jumlah peserta yang terus meningkat menjadi bukti kepercayaan para atlet, pelatih, dan klub terhadap kualitas penyelenggaraan MOK’S Taekwondo Championship.

“Saya sangat bangga karena jumlah peserta tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan MOK’S Championship 6. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas event ke depannya,” katanya.

 

Menurut Sri, tujuan utama penyelenggaraan kejuaraan ini adalah menjadi sarana pembinaan sekaligus tolak ukur kemampuan atlet, khususnya atlet taekwondo Sumatera Selatan, sebelum menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.

“Kami ingin menyediakan wadah bagi para atlet dari berbagai club untuk bertanding, mengasah kemampuan, sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang selama ini mereka jalani,” jelasnya.

Menghadapi ribuan peserta, panitia menyiapkan sistem pertandingan secara matang. Sebanyak tiga arena pertandingan digunakan secara bersamaan dengan pembagian berdasarkan kelompok usia dan kategori, baik pemula maupun prestasi.

Selain itu, panitia juga mengundang wasit dari luar Provinsi Sumatera Selatan guna menjaga netralitas dan kualitas pertandingan.

“Dengan tiga arena pertandingan, seluruh jadwal dapat berjalan sesuai rencana. Kami juga memiliki mekanisme kerja yang jelas sehingga setiap panitia bertanggung jawab pada bidangnya masing-masing. Seluruh peserta dan pelatih juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme pertandingan sejak awal,” ujarnya.

Sri menegaskan, seluruh pertandingan dilaksanakan sesuai standar dan regulasi yang berlaku di bawah naungan World Taekwondo, sehingga kualitas pertandingan tetap terjaga.

“Pelaksanaan pertandingan sudah menggunakan aturan World Taekwondo sehingga atlet dapat merasakan atmosfer kompetisi yang profesional,” tegasnya.

Menurutnya, kejuaraan seperti ini sangat membantu club, Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Cabang (Pengcab), maupun Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo dalam melakukan pembinaan serta menjaring atlet-atlet potensial.

“Kejuaraan ini sangat membantu dalam menentukan atlet-atlet terbaik yang nantinya bisa dipersiapkan menuju event yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Sri mengungkapkan terdapat sejumlah inovasi pada penyelenggaraan tahun ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dari luar Sumatera Selatan.

Selain seluruh peserta memperoleh free jersey tim, kejuaraan MOK’S Taekwondo Championship 7 juga telah didaftarkan ke PUSPERNAS, sehingga memiliki nilai lebih bagi atlet yang mengikuti kompetisi tersebut.

“Kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Selain mendapatkan jersey tim secara gratis, event ini juga telah terdaftar di PUSPERNAS sehingga menjadi nilai tambah bagi atlet,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari pengprov TI Sumsel dan Pengkot, para sponsor, hingga pemerintah daerah yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kejuaraan.

Melihat tingginya antusiasme peserta, Sri memastikan MOK’S Taekwondo Championship akan kembali digelar pada tahun depan dengan skala yang lebih besar dan kualitas penyelenggaraan yang lebih baik.

“Kami sudah mengagendakan penyelenggaraan tahun depan. Tentu target kami adalah menghadirkan event yang lebih besar, lebih baik, dan semakin profesional,” tegasnya.

Di akhir wawancara, Sri berpesan kepada seluruh atlet agar menjadikan kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Saya berharap para atlet menjadikan MOK’S Taekwondo Championship sebagai tolak ukur kemampuan mereka. Kepada para pelatih dan orang tua, mari terus mendukung anak-anak untuk aktif mengikuti berbagai kejuaraan di Sumatera Selatan agar kemampuan mereka terus berkembang dan prestasi taekwondo Indonesia semakin maju,” pungkasnya. (WNA)