PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Panggilan untuk mengabdi pada tanah kelahiran menjadi pemantik utama bagi Ketua Umum IBGK Sumsel & Korwil BPD HIPMI Sumsel, M Togar Rayditya, untuk melakukan transformasi ekonomi dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). Dengan membawa semangat “Sultan Muda Dari Desa”, Togar ingin memperkenalkan program unggulan bertajuk “Sultan Muda Desa : Pengusaha Desa Sumsel untuk Indonesia” sebagai upaya mendukung target 100.0000 Sultan Muda Sumsel sebagai upaya mendukung Bapak Jason Gunawan, S.Kom sebagai Staf Khusus Gubernur / TGUPP Bidang Pemberdayaan Pelaku Usaha Pemula dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumsel dengan program strategis dari Bapak Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M. bersama kita Sumsel Maju untuk Semua.
Program ini bukan sekadar inisiatif biasa, melainkan sebuah komitmen strategis untuk mengonversi sumber daya alam dari desa OKU Timur yang melimpah menjadi kekuatan ekonomi riil melalui pemberdayaan pemuda dan kewirausahaan strategis.
“OKU Timur adalah tanah yang kaya, tempat di mana potensi sumber daya alamnya tak terbatas. Saya melihat peluang besar untuk menjadikan desa sebagai pusat kemandirian ekonomi. Melalui “Sultan Muda Dari Desa”, kita ingin pengusaha muda yang mampu mengelola dengan cara-cara modern dan strategis,” tegas Togar
Membangun Kemandirian Muda Dari Akar Rumput
Program Sultan Muda Dari Desa berfokus pada pengembangan ekonomi pedesaan dengan visi menjadikan pemuda desa sebagai “Sultan Muda” atau pemimpin ekonomi di wilayahnya masing-masing dengan inisiatif antara lain mencakup :
• Kewirausahaan Strategis : Mengarahkan pemuda desa untuk masuk ke sektor-sektor produktif, mulai dari hilirisasi pertanian hingga industri kreatif berbasis lokal.
• Sultan Muda Masuk Desa : Membawa ekosistem, jaringan, dan pendampingan profesional HIPMI langsung ke tingkat desa guna memangkas kesenjangan ekonomi antara kota dan desa.
• Kontribusi Nasional : Menjadikan model pembangunan ekonomi OKU Timur sebagai percontohan nasional dalam hal pemberdayaan pemuda berbasis potensi daerah.
Sinergi Kemajuan Daerah
Sebagai Ketua Umum IBGK Sumsel sekaligus Korwil di BPD HIPMI Sumsel, Togar memahami bahwa sinergi adalah kunci. Program ini akan diintegrasikan dengan visi OKU TIMUR EMAS (Edukasi, Modernisasi, Adaptasi, Sinergi) untuk memastikan setiap desa mampu melahirkan pengusaha muda baru yang tangguh.
“Kita ingin kontribusi masyarakat lokal terhadap sumber daya mereka sendiri meningkat. Jangan sampai kekayaan alam kita yang melimpah tidak dirasakan manfaatnya oleh pemuda lokal. “Sultan Muda Dari Desa” adalah jembatan bagi mereka untuk naik kelas,” tambah Togar.
Harapan Baru Ekonomi Daerah
Tujuan program ini diharapkan mampu menurunkan angka pengangguran muda produktif dan mencegah urbanisasi dengan menciptakan lapangan kerja di desa-desa. Dengan semangat anak muda bersama, M Togar Rayditya optimistis bahwa kemandirian ekonomi dari tingkat desa dengan Sultan Muda akan menjadi fondasi kokoh bagi ketahanan ekonomi nasional dari lokal menuju global di masa depan. **














