Pendidikan

Orang Tua Murid Kecewa, Jalur Prestasi Berubah Jadi Domisili, DPRD Siap Panggil Disdik Palembang

105
×

Orang Tua Murid Kecewa, Jalur Prestasi Berubah Jadi Domisili, DPRD Siap Panggil Disdik Palembang

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, – Dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)  2026 tingkat SMP di Kota Palembang kembali mencuat. Seorang wali murid Fitri mengaku kebingungan setelah anaknya yang didaftarkan melalui jalur prestasi justru dinyatakan dialihkan melalui jalur domisili ke sekolah lain.

Fitri, salah satu wali murid, mengatakan sejak awal ia mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 9 Palembang melalui jalur prestasi. Namun, saat hasil seleksi diumumkan, sistem menampilkan keterangan yang berbeda.

Dalam pengumuman tersebut tertulis:

“Mohon maaf, Anda TIDAK DITERIMA di SMP Negeri 09 Palembang. Namun, Anda DITERIMA melalui penyaluran dari SMP Negeri 09 Palembang ke SMP Negeri 11 Palembang. Silakan melapor ke SMP Negeri 11 Palembang.”

Menurut Fitri, perubahan jalur tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, selama proses pendaftaran ia sama sekali tidak pernah mengubah pilihan jalur maupun mendapat pemberitahuan adanya perpindahan dari jalur prestasi ke jalur domisili.

Media ini berupaya meminta klarifikasi kepada pihak SMP Negeri 9 Palembang. Namun, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun operator sekolah tidak berada di tempat sehingga belum dapat memberikan penjelasan.

Persoalan ini juga mendapat perhatian Komisi IV DPRD Kota Palembang yang membidangi pendidikan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, M. Normansyah, S.Si., mengatakan pihaknya masih berupaya memperoleh penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Palembang.

“Kami belum bisa menghubungi pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang. Mohon masyarakat bersabar sampai kami mendapat penjelasan dari dinas karena masih ada masa sanggah sampai hari Sabtu. Mudah-mudahan besok dinas terkait bisa kami hubungi,” ujar Normansyah, Kamis (18/6/2026).

Senada, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, H. MGS. Syaiful Fadli, ST., MM., mengungkapkan hingga malam hari pihaknya juga belum mendapatkan respons dari pihak sekolah.

“Kami sudah mencoba menghubungi pihak sekolah sampai malam ini, tetapi belum ada respons. Besok kami berencana memanggil Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk meminta penjelasan terkait persoalan ini,” tegasnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Palembang juga belum membuahkan hasil. Kepala Dinas Pendidikan, sekretaris maupun Kepala Bidang SMP tidak berada di kantor saat didatangi media ini.

Media hanya dapat menemui petugas pada bagian pengaduan dan kesiswaan. Mereka menyatakan hanya bertugas menerima laporan masyarakat dan tidak memiliki kewenangan memberikan penjelasan terkait mekanisme maupun hasil SPMB. (WNA)