Berita

Open House Mewah di Palembang, Bupati Empat Lawang Tuai Kritik Publik

174
×

Open House Mewah di Palembang, Bupati Empat Lawang Tuai Kritik Publik

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Jagat media sosial di Sumatera Selatan kembali diramaikan oleh beredarnya foto yang menampilkan Bupati Empat Lawang, , bersama Wakil Bupati dan sejumlah pejabat teras daerahnya. Mereka diduga menggelar kegiatan open house di hotel mewah di Palembang pada Minggu, (22/3/2026).

Unggahan tersebut pertama kali mencuat melalui akun Instagram @sumsel.terciduk. Dalam foto yang beredar, tampak rombongan pejabat Kabupaten Empat Lawang berpose dengan latar belakang identitas salah satu hotel berbintang di Kota Palembang.

Narasi yang menyertai unggahan itu langsung memantik reaksi publik.
“Wawwwww… di tengah efisiensi, Bupati Empat Lawang diduga adakan open house di hotel mewah Palembang,” tulis akun tersebut, Minggu malam.

Sorotan publik bukan tanpa alasan. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih dalam tekanan, serta gencarnya seruan efisiensi anggaran di berbagai daerah, kegiatan seremonial di lokasi berbiaya tinggi dinilai sensitif dan berpotensi memicu persepsi negatif.

Kritik tajam datang dari Deputi K-MAKI (Komunitas Masyarakat Anti Korupsi) Sumatera Selatan, . Ia menilai, jika benar kegiatan tersebut dilakukan di hotel mewah, maka hal itu mencerminkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi masyarakat.

“Adanya berita miring terkait open house Kabupaten Empat Lawang di hotel mewah, dalam situasi efisiensi dan kondisi masyarakat yang terpuruk, ini harus disikapi serius oleh pemerintah daerah,” ujar Feri, Senin (23/3/2026).

Oplus_131072

Menurutnya, kegiatan seperti open house sejatinya dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan membumi, tanpa harus menimbulkan kesan pemborosan anggaran. Ia juga menyoroti pentingnya etika pejabat publik dalam menjaga citra pemerintahan di tengah sorotan masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal acara, tapi soal sensitivitas. Ketika masyarakat sedang sulit, pejabat seharusnya memberi contoh empati, bukan justru menampilkan kemewahan,” pungkasnya. (WNA)