PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, – (IOH) resmi memperkenalkan jaringan 5G berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Kota , Minggu (15/2/2026). Peluncuran yang dipusatkan di kawasan Kambang Iwak itu menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat kualitas konektivitas di wilayah Sumatera Selatan menjelang Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026.
Acara peluncuran berlangsung meriah dengan rangkaian parade marching band, senam Zumba bersama warga, konvoi kendaraan, hingga penampilan spesial dari musisi nasional, . Ratusan masyarakat turut memadati lokasi kegiatan, menandai antusiasme publik terhadap kehadiran teknologi jaringan generasi terbaru tersebut.
Palembang Jadi Basis Penguatan 5G di Sumatera
Executive Vice President Head of Circle Sumatera IOH, Agus Sulistio, mengatakan Palembang menjadi salah satu kota utama dalam pengembangan jaringan 5G berbasis AI. Bahkan, saat ini Palembang tercatat sebagai kota dengan cakupan 5G terbesar ketiga dalam jaringan Indosat secara nasional.
“Peluncuran ini merupakan peningkatan teknologi jaringan yang memadukan 5G dengan sistem AI. Integrasi ini tidak hanya menghadirkan kecepatan akses lebih tinggi, tetapi juga kapasitas yang lebih besar serta perlindungan komunikasi pelanggan yang lebih optimal,” ujar Agus dalam sambutannya.
Menurut dia, teknologi berbasis AI memungkinkan jaringan membaca kebutuhan pengguna secara real time. Dengan demikian, performa layanan tetap stabil meskipun terjadi lonjakan trafik data, terutama pada momen-momen padat seperti Ramadan dan Lebaran.
Jaringan Lebih Cerdas dan Aman
Agus menegaskan, keunggulan utama 5G berbasis AI tidak semata terletak pada kecepatan, melainkan pada kecerdasan sistemnya. Teknologi ini mampu mengelola distribusi trafik secara dinamis, mengantisipasi kepadatan jaringan, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah fitur perlindungan spam berbasis AI. Sistem ini dirancang untuk menyaring dan memblokir panggilan maupun pesan yang terindikasi penipuan, baik melalui telepon, SMS, WhatsApp, maupun layanan panggilan lainnya.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari karena dinilai memperkuat aspek keamanan komunikasi digital masyarakat.
Antisipasi Lonjakan Trafik Mudik
Menjelang Ramadan dan Lebaran, Palembang diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan dalam aktivitas komunikasi dan penggunaan data. Untuk itu, Indosat memastikan kesiapan jaringan 4G dan 5G tetap stabil dengan jangkauan luas serta peningkatan kapasitas di titik-titik strategis.
Optimalisasi jaringan dilakukan di kawasan permukiman padat, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga jalur-jalur utama dan ruas tol yang menjadi lintasan arus mudik. Pemanfaatan AI turut membantu memantau dan mengelola lonjakan lalu lintas data, terutama untuk aktivitas digital berkapasitas besar seperti streaming video dan podcast.
Ekspansi Bertahap di Sumatera Selatan
Dalam jangka menengah, Palembang menjadi titik fokus pengembangan layanan digital IOH di Sumatera Selatan. Perluasan jaringan akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan pertumbuhan trafik masyarakat. Perusahaan juga membuka peluang ekspansi ke sejumlah kabupaten lain di provinsi tersebut.
Agus menyebutkan, wilayah Sumatera Selatan saat ini menyumbang sekitar 40 persen dari total penjualan di Circle Sumatera. Angka itu menunjukkan tingginya adopsi layanan digital oleh masyarakat Palembang dan sekitarnya.
“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya dinikmati di kota besar, tetapi juga menjangkau lebih banyak wilayah di Sumatera Selatan,” kata Agus.
Dengan peluncuran 5G berbasis AI ini, Indosat menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional sekaligus memperkuat ketahanan jaringan pada periode-periode krusial mobilitas masyarakat. (WNA)














