Politik

Ketua DPD Projo Sumsel Sebut Perubahan Logo Wujud Transformasi, Bukan Penghapusan Jejak Jokowi

9
×

Ketua DPD Projo Sumsel Sebut Perubahan Logo Wujud Transformasi, Bukan Penghapusan Jejak Jokowi

Sebarkan artikel ini

PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Sumatera Selatan, H. Comsu, menegaskan dukungan penuh terhadap keputusan Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi yang melakukan perubahan logo organisasi sebagai bagian dari proses transformasi besar-besaran Projo menuju masa depan.

Menurut Comsu, keputusan untuk tidak lagi menampilkan wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada logo Projo bukan berarti melupakan jasa atau peran Jokowi sebagai figur sentral yang melahirkan gerakan relawan tersebut.

Sebaliknya, hal itu mencerminkan kedewasaan politik dan kesiapan Projo menjadi organisasi mandiri yang relevan dengan arah kepemimpinan nasional saat ini.

“Perubahan logo itu bukan penghapusan jejak Jokowi. Justru inilah bukti bahwa Projo telah matang sebagai gerakan rakyat yang mampu berdiri tegak dan terus membawa semangat Jokowi dalam kerja nyata,” ujar Comsu dalam keterangannya, Senin (3/11/2025).

Comsu menilai, langkah DPP di bawah kepemimpinan Budi Arie merupakan bagian dari transformasi ideologis dan struktural Projo untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam konteks pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Projo harus menjadi kekuatan moral dan politik yang ikut memastikan keberlanjutan visi Indonesia Emas 2045. Kami di Sumsel siap mengawal arah transformasi ini dengan penuh semangat dan kesetiaan terhadap nilai perjuangan Projo,” tegasnya.

Comsu juga menekankan bahwa DPD Projo Sumsel akan menjadi barisan terdepan dalam menjalankan hasil Kongres III Projo yang digelar pada 1–2 November 2025 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Comsu menyebut, lima resolusi hasil kongres termasuk penguatan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran dan agenda politik persatuan nasional  akan segera ditindaklanjuti di tingkat daerah.

“Kami tidak hanya mendukung simbolnya, tapi juga substansinya. Projo Sumsel akan konsolidasi hingga ke kabupaten dan kota agar semangat perubahan dan persatuan benar-benar hidup di akar rumput,” ungkapnya.

Comsu menambahkan, komunikasi politik antara Budi Arie dan Presiden Jokowi yang tetap terjalin menunjukkan bahwa Projo masih menjaga garis perjuangan yang sama: membangun bangsa dengan kerja nyata, bukan sekadar simbol.

“Pak Jokowi tetap menjadi inspirasi perjuangan kami. Namun Projo kini memasuki babak baru: menjadi kekuatan rakyat yang siap bersama pemerintahan Prabowo–Gibran untuk melanjutkan cita-cita Indonesia Maju,” tutupnya. ***