Politik

Windo Putra Wijaya: Muscab PKS Palembang Momentum Penguatan Struktur dan Pelayanan Masyarakat

22
×

Windo Putra Wijaya: Muscab PKS Palembang Momentum Penguatan Struktur dan Pelayanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Palembang resmi mengukuhkan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Palembang periode 2025–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Sabtu. Sebanyak 18 pengurus DPC dilantik, sesuai dengan jumlah kecamatan di Kota Palembang.

Ketua DPD PKS Kota Palembang H. Windo Putra Wijaya, Lc., MA, mengatakan, bahwa Muscab bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting pergantian estafet kepemimpinan dan penguatan struktur partai hingga tingkat paling bawah.

“tujuan utama Muscab hari ini adalah pelantikan pengurus DPC PKS se-Kota Palembang. Ini merupakan proses estafet kepemimpinan dari pengurus lama kepada pengurus baru periode 2025–2030 untuk bergerak dan bekerja melayani masyarakat,” kata Windo. Sabtu (13/12/2025).

Menurut Windo, kepengurusan DPC memiliki peran strategis karena berada di garis terdepan dalam interaksi langsung dengan warga. Di bawah DPC, terdapat struktur ranting yang menjadi ujung tombak pelayanan dan komunikasi politik PKS di tingkat kelurahan hingga lingkungan masyarakat.

Ia menekankan, slogan Tokoh Bersama Majukan Palembang untuk Indonesia menjadi komitmen utama kepengurusan baru dalam memperkuat kehadiran PKS di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks politik elektoral, tetapi juga pelayanan sosial yang berkelanjutan.

Mekanisme Penetapan Pengurus Berlapis dan Partisipatif

Windo menjelaskan, proses penetapan kepengurusan DPC dilakukan melalui sejumlah tahapan yang melibatkan berbagai unsur internal partai. Aspirasi kader menjadi pijakan awal sebelum dibahas oleh pembimbing pembinaan anggota, kemudian dimusyawarahkan secara struktural di tingkat Dewan Pimpinan Daerah PKS Kota Palembang.

“Kami memastikan proses ini berjalan berlapis dan partisipatif, sehingga kepengurusan yang terbentuk benar-benar mencerminkan kebutuhan organisasi dan kesiapan melayani masyarakat,” jelas Windo.

Fokus Layanan Sosial dan Penguatan Basis Akar Rumput

Terkait program kerja, Windo menyebutkan bahwa perumusan agenda baru akan dibahas dalam forum internal lanjutan. Namun secara umum, arah program PKS Palembang tetap menitikberatkan pada pelayanan masyarakat berbasis komunitas.

Salah satu bentuk nyata yang telah berjalan dan dikenal luas masyarakat adalah Rumah Keluarga Indonesia (RKI), yang menjadi ruang kegiatan sosial, edukasi keluarga, hingga pemberdayaan warga.

“DPC dan ranting adalah garda terdepan. Di situlah masyarakat berinteraksi langsung dengan PKS, mulai dari pengajian, majelis taklim, senam bersama, hingga kegiatan sosial lainnya. Aspirasi dan kebutuhan warga dari tingkat bawah inilah yang nanti diteruskan ke pengurus daerah,” ujarnya.

Dengan struktur DPC yang baru dikukuhkan, PKS Palembang berharap mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas dampak program sosial di tengah dinamika perkotaan yang semakin kompleks.

“Kami ingin memastikan PKS hadir sebagai mitra masyarakat, bukan hanya pada momentum politik, tetapi dalam keseharian warga Palembang,” tutup Windo. (WNA)