JAKARTA,SUMSEL JARRAKPOS.COM – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menyatakan dukungannya terhadap pengembangan atlet bertalenta khusus di Indonesia agar mampu meraih prestasi hingga tingkat internasional. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Ketua Umum Special Olympics Indonesia, Warsito Ellwein di Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Nezar menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital bagi penyandang disabilitas intelektual seperti autisme, down syndrome, tuna grahita, serta gangguan perkembangan intelektual lainnya. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah penyandang disabilitas intelektual di Indonesia mencapai sekitar 5,2 juta orang.
Menurut Nezar, dukungan terhadap aktivitas olahraga bagi atlet bertalenta khusus sangat penting agar generasi muda Indonesia tetap sehat, percaya diri, dan mampu menunjukkan prestasi meskipun memiliki keterbatasan.
Sementara itu, Ketua Umum Special Olympics Indonesia, Warsito Ellwein menjelaskan bahwa organisasi tersebut akan menggelar Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 yang direncanakan berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Oktober 2026.
Ajang empat tahunan itu diperkirakan akan diikuti sekitar 1.200 atlet dari berbagai daerah di Indonesia yang akan bertanding di lebih dari 20 cabang olahraga sesuai standar Special Olympics International.
“Pesonas 2026 akan menjadi ajang seleksi atlet bertalenta khusus untuk mewakili Indonesia di Special Olympics World Summer Games 2027 yang digelar di Santiago pada 12–24 Oktober 2027,” ujar Warsito.
Ia menambahkan, Indonesia telah menjadi anggota Special Olympics International sejak 1989 sebagai negara anggota ke-76. Saat ini organisasi tersebut memiliki hampir 180 negara anggota di seluruh dunia.
Sejak pertama kali mengirim atlet pada 1991, kontingen Indonesia telah mengikuti berbagai ajang internasional di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Irlandia, China, Yunani, Korea Selatan, Australia, Austria, Uni Emirat Arab, Jerman hingga Italia. Dari berbagai kejuaraan tersebut, atlet Indonesia berhasil membawa pulang puluhan medali emas, perak, dan perunggu.
Selain membahas Pesonas 2026, SOIna juga berencana menggelar Gala Dinner pada pertengahan Mei 2026 di gedung Radio Republik Indonesia yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan atlet bertalenta khusus di Indonesia.
Warsito pun mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan kepada para atlet disabilitas intelektual agar terus berkembang dan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.
“Mereka adalah adik-adik hebat yang berprestasi. Dengan semangat sportivitas dan ketulusan, mereka mampu membuktikan diri di arena olahraga internasional,” katanya.(WT)














