Kriminal

Sindikat Narkoba Lintas Negara Terbongkar di Sumsel, Ribuan Ekstasi dan Vape Berbahaya Dimusnahkan

17
×

Sindikat Narkoba Lintas Negara Terbongkar di Sumsel, Ribuan Ekstasi dan Vape Berbahaya Dimusnahkan

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan memusnahkan hampir 10.000 butir narkotika jenis ekstasi serta sekitar 800 cartridge atau ketrik vape yang mengandung zat etomidate. Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan jaringan narkotika internasional.

Pemusnahan dilakukan dalam kegiatan press release di halaman kantor BNNP Sumsel di Jalan Gubernur H. A Bastari, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Jumat (13/3/2026).

Kepala BNNP Sumatera Selatan, , mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal dari pengungkapan kasus peredaran narkotika lintas wilayah yang melibatkan jalur Malaysia–Aceh–Ogan Komering Ilir (OKI) hingga Tulung Selapan.

“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini hampir 10 ribu pil ekstasi jenis 2CB dari satu kali penangkapan serta sekitar 800 cartridge vape. Seluruhnya telah kita saksikan bersama proses pemusnahannya,” kata Hisar.

Kasus tersebut terungkap setelah petugas BNNP Sumsel menggagalkan peredaran narkotika di Jalan Lintas Sumatera, Bayung Lencir–Jambi, Kabupaten Musi Banyuasin, pada 29 Desember 2025 sekitar pukul 06.35 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap dua orang tersangka yang diduga sebagai kurir, yakni TQ (20), warga Palembang, dan PZ (26), warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Menurut Hisar, pengungkapan ini juga berkaitan dengan kasus jaringan narkotika sebelumnya yang melibatkan barang bukti hingga 15 kilogram narkotika.

Dalam perkara tersebut, tiga pelaku telah menjalani proses hukum, dengan dua orang dijatuhi hukuman mati dan satu orang lainnya hukuman penjara seumur hidup. Namun, para terpidana masih mengajukan kasasi ke .

Hisar menegaskan, pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan semua pihak karena jaringan yang dihadapi merupakan sindikat besar lintas negara.

“Musuh kita sangat besar. Untuk memberantas narkoba, seluruh kekuatan di Sumatera Selatan harus bersatu melawan sindikat narkotika,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Sumatera Selatan menempati peringkat kedua provinsi dengan jumlah pecandu narkoba terbanyak di Indonesia setelah .

Karena itu, BNNP Sumsel memastikan upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara intensif dan tanpa pandang bulu. (WNA)