PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, — Menyambut 2026, Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar serangkaian perlombaan kreatif yang melibatkan peserta didik dari tingkat TK/PAUD, SD, hingga SMP. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dari rumah masing-masing pada 28–30 April 2026, dengan pengumuman pemenang dijadwalkan pada 2 Mei 2026.
Mengusung tema “Melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) Wujudkan Budaya Hidup Sederhana dan Hemat Energi untuk Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi karakter bagi pelajar di tengah dinamika pembelajaran modern.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ir. H.M. Affan Prapanca, MT., IPM, mengatakan, bahwa peringatan Hardiknas tahun ini dirancang lebih inklusif dan adaptif dengan memanfaatkan teknologi, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan sederhana dan ramah lingkungan sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada peserta didik bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Gerakan Indonesia ASRI menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang peduli lingkungan, disiplin, dan memiliki pola hidup sehat,” ujar Affan dalam keterangannya. Rabu (29/4/2026)
Ia menambahkan, pelaksanaan lomba dari rumah masing-masing juga menjadi bagian dari upaya mendorong kreativitas siswa tanpa batas ruang. “Anak-anak kita dorong untuk tetap produktif, kreatif, dan inovatif, meskipun berkegiatan dari rumah. Ini juga menjadi bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman,” tambahnya.
Adapun jenis perlombaan yang digelar meliputi lomba mewarnai untuk tingkat TK/PAUD, lomba foto aksi bertema 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk tingkat SD, serta lomba pantun untuk tingkat SMP. Seluruh peserta berkesempatan meraih hadiah berupa uang pembinaan.
Menurut Affan, antusiasme sekolah dan siswa dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Ia berharap momentum Hardiknas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu mendorong gerakan nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan generasi Palembang yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan. Inilah bagian dari upaya menuju Palembang yang berdaya dan sejahtera,” pungkasnya. (WNA)













