PALEMBANG, SUMSELJARRAKPOS – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bung Karno Tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Palembang menggelar Pelatihan Pengelolaan Sampah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 29 Juni 2026 di Jalan Mataram RT 05 RW 02 Nomor 222, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
Sebanyak 250 peserta dari berbagai unsur masyarakat mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Rumah Enzim Bakti Nusantara dan Yayasan Y-Arti.
Pelatihan turut dihadiri jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Palembang, kader, serta simpatisan partai.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang yang juga Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ayu Nur Suri, SE., MM., mengatakan Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Ayu, persoalan sampah merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama melalui semangat gotong royong, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menilai sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah apabila dikelola secara tepat.
“Semangat Bung Karno mengajarkan kita untuk selalu berpihak kepada rakyat dan bekerja nyata bagi kepentingan masyarakat.
Melalui pelatihan ini kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.
Dengan begitu, masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi,” ujar Ayu.
Ia menegaskan PDI Perjuangan akan terus menghadirkan berbagai program kerakyatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sebagai implementasi nilai gotong royong dan semangat berdikari yang diwariskan Bung Karno.
“Politik yang kami jalankan adalah politik yang bekerja untuk rakyat. Karena itu, setiap kegiatan harus memberikan manfaat nyata, mulai dari meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, hingga mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Palembang berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan serta mampu mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Menutup kegiatan, Ayu Nur Suri mengajak masyarakat menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.
“Perjuangan Bung Karno tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat bagi rakyat.
PDI Perjuangan akan terus hadir di tengah masyarakat, bergotong royong, bekerja, dan mengabdi demi mewujudkan kesejahteraan rakyat serta Indonesia yang semakin maju,” pungkasnya.**














