Palembang

Kabut Asap Makin Pekat, 700 Warga kecamatan Alang – Alang Lebar Palembang Gelar Shalat Istisqa

7
×

Kabut Asap Makin Pekat, 700 Warga kecamatan Alang – Alang Lebar Palembang Gelar Shalat Istisqa

Sebarkan artikel ini

 

PALEMBANG, SUMSEL JARRAKPOS, – Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian pekat, sekitar 700 warga bersama jajaran Pemerintah Kota Palembang menggelar Shalat Istisqa di halaman Kantor Camat Alang-Alang Lebar, Sabtu (10/10/2026). Mereka berdoa agar hujan segera turun dan kabut asap berakhir.

 

Camat Alang-Alang Lebar, Mukhtiar Hijrun, S.STP., M.Si., mengatakan wilayahnya kini menempati peringkat kedua kasus karhutla di Kota Palembang, setelah sebelumnya berada di posisi pertama.

 

Menurutnya, salah satu kendala penanganan karhutla adalah sulitnya menghubungi pemilik lahan yang berdomisili di luar daerah. Karena itu, pihak kecamatan akan menginventarisasi data pemilik lahan serta menerbitkan surat teguran dan permintaan pertanggungjawaban.

 

“Kami kesulitan menghubungi pemilik lahan karena domisili mereka jauh. Pasca-kebakaran ini, kami melakukan pendataan agar pemilik lahan bertanggung jawab,” tegas Mukhtiar.

 

Selain itu, pihak kecamatan mengusulkan pelibatan warga yang berbatasan dengan lahan kosong melalui pemanfaatan lahan secara terbatas. Langkah ini diharapkan menumbuhkan rasa memiliki sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran.

 

Di sisi kesehatan, posko pelayanan dibuka selama 24 jam di Kantor Camat Alang-Alang Lebar melalui kolaborasi Dompet Dhuafa Sumatera Selatan dan Dinas Kesehatan.

 

Ardiansyah, petugas respons kesehatan Dompet Dhuafa Sumsel, mengatakan kondisi warga relatif terkendali. Meski demikian, layanan pengobatan gratis tetap disiagakan, termasuk penanganan ISPA, iritasi mata, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian vitamin dan masker.

 

Sebanyak 300–400 paket obat telah disiapkan untuk membantu warga terdampak kabut asap.

 

Melalui doa bersama, pendataan pemilik lahan, pencegahan berbasis masyarakat, dan layanan kesehatan darurat, Pemkot Palembang berharap dampak karhutla segera teratasi dan kualitas udara kembali membaik. (WNA)