BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM. — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lubuk Lancang sejak siang tadi membuat sejumlah ruas jalan menuju Dusun Pandan dan Desa Bengkuang tergenang banjir. Padahal, pada pagi harinya kawasan tersebut masih dalam kondisi normal tanpa genangan.
Akibatnya, akses jalan menjadi Banjir dan sulit dilalui kendaraan, terutama bagi para guru yang hendak menuju SD Negeri 14 Pandan dan SD Negeri 9 Bengkuang. Meski demikian, semangat para tenaga pendidik tak surut sedikit pun. Mereka tetap datang ke sekolah untuk mengajar, menembus hujan dan genangan air demi mendidik anak-anak di pedesaan.
“Walau hujan dan banjir, kami tetap berangkat ke sekolah. Anak-anak tidak boleh kehilangan semangat belajar,” ungkap salah satu guru yang unggahannya viral di media sosial Facebook, Rabu (28/10).
Para guru berharap Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat segera memperhatikan kondisi jalan menuju Dusun Pandan dan Desa Bengkuang yang kerap Jalan padat rusak ketika hujan turun. Mereka menilai, perbaikan infrastruktur ini penting agar kegiatan belajar mengajar di dua sekolah tersebut tidak terus terganggu.
“Kami mohon pemerintah meninjau kondisi jalan, padat dan rusak ini. Kasihan guru-guru yang setiap hari harus berjuang menembus banjir demi mengajar,” tambahnya.
Semangat para pendidik di pelosok Banyuasin ini menjadi cermin dedikasi tinggi dalam mencerdaskan generasi bangsa, meski harus berhadapan dengan cuaca ekstrem dan akses jalan yang sulit.(WT)














