Tak Berkategori

Inspektorat Banyuasin Lakukan Monev dan Pembinaan di Desa Air Senggeris, Tekankan Tertib Administrasi Dana Desa

14
×

Inspektorat Banyuasin Lakukan Monev dan Pembinaan di Desa Air Senggeris, Tekankan Tertib Administrasi Dana Desa

Sebarkan artikel ini

 

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPO.COM. – Tim Inspektorat Kabupaten Banyuasin terus memperketat pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa. Kali ini, rombongan yang dipimpin oleh Inspektur Pembantu (Irban) IV, Azwari, S.Pd., M.Si, melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Senin (4/11/2025).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin Inspektorat dalam melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan desa, guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan transparan.

Dalam kesempatan itu, tim Inspektorat meninjau langsung beberapa titik pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tahun berjalan, antara lain pembangunan jalan produksi sepanjang 1.350 meter, satu unit plat deker, dan satu unit jembatan yang telah rampung dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa.air senggeris

“Alhamdulillah, kunjungan dari Inspektorat berjalan lancar. Mereka memeriksa langsung kondisi fisik pembangunan di lapangan dan memberikan arahan agar administrasi dan pelaporan dapat disusun dengan baik,” ujar Kepala Desa Air Senggeris, Ardiansyah, kepada wartawan.SUMSEL JARRAKPOS.COM.

Selain pemeriksaan fisik proyek, tim Inspektorat juga memberikan pembinaan teknis penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Dana Desa. Kegiatan ini dimaksudkan agar perangkat desa semakin paham tata kelola keuangan desa yang sesuai regulasi, akuntabel, dan transparan.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran tim Inspektorat. Dengan pembinaan ini, perangkat desa semakin memahami bagaimana membuat laporan keuangan yang benar dan tertib administrasi,” tambah Ardiansyah.

Melalui kegiatan monev dan pembinaan ini, Inspektorat Banyuasin berharap seluruh desa di wilayah Kabupaten Banyuasin dapat meningkatkan akuntabilitas serta kualitas pengelolaan Dana Desa, sehingga pembangunan di tingkat akar rumput benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(WT)