PT. Jasa Raharja

Harwan Muldidarmawan Tekankan Kepatuhan dan Integritas sebagai Pilar Kinerja Jasa Raharja di Kanwil Sulselbar

16
×

Harwan Muldidarmawan Tekankan Kepatuhan dan Integritas sebagai Pilar Kinerja Jasa Raharja di Kanwil Sulselbar

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, SUMSEL JARRAKPOS, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, melakukan kunjungan kerja sekaligus pembinaan kepada seluruh insan Jasa Raharja di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) pada Rabu, 5 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) serta meneguhkan komitmen terhadap core values dan integritas sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi negeri.

Bertempat di Kantor Jasa Raharja Wilayah Sulselbar, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Manajemen Risiko Emil Feriansyah Latief, Plt. Kepala Divisi Kepatuhan dan Hukum Gannis Indra Setyawan, serta jajaran pimpinan pusat lainnya. Acara dikemas dalam bentuk pembinaan dan sharing session yang interaktif, membuka ruang dialog dua arah antara direksi dan insan Jasa Raharja di daerah.

“Lebih dari sekadar kewajiban, tata kelola yang baik, kepatuhan, dan manajemen risiko merupakan pilar krusial yang menopang kinerja optimal dan keberlanjutan perusahaan,” ujar Harwan. “Kami ingin memastikan seluruh insan Jasa Raharja memiliki kesadaran tinggi terhadap mitigasi risiko, memahami nilai-nilai integritas, serta menjadikan kepatuhan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.”

Dalam arahannya, Harwan juga menekankan pentingnya penyelesaian seluruh beban dan kewajiban pada tahun 2025 agar tidak terbawa ke tahun berikutnya. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk disiplin korporasi yang akan memperkuat posisi Jasa Raharja dalam menjaga kinerja dan kredibilitas sebagai perusahaan yang sehat dan akuntabel.

Lebih lanjut, Harwan menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif sebagai fondasi keberlanjutan perusahaan. Ia menegaskan bahwa pengakuan internasional melalui sertifikasi Great Place to Work 2025–2026, yang baru diraih Jasa Raharja, merupakan bukti nyata keberhasilan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang positif dan inklusif.

“Pencapaian meraih sertifikasi Great Place to Work merupakan refleksi dari komitmen seluruh insan Jasa Raharja untuk menumbuhkan budaya kerja yang saling menghargai dan berlandaskan nilai. Perusahaan yang berkelanjutan adalah perusahaan yang berakar pada nilai, bukan sekadar angka. Kepatuhan, etika, dan kebersamaan adalah fondasi yang membuat kita tangguh menghadapi tantangan apa pun,” tegas Harwan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pegawai Jasa Raharja terus berpegang pada Core Values AKHLAK dan Code of Conduct dalam setiap aktivitas kerja. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap langkah perusahaan berpihak pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kantor pusat dan wilayah dalam penerapan tata kelola yang baik serta manajemen risiko yang efektif. Diharapkan, seluruh pegawai di wilayah Sulselbar dapat menerjemahkan pesan dan arahan yang disampaikan ke dalam tindakan nyata, sehingga Jasa Raharja semakin adaptif, berintegritas, dan berkelanjutan dalam melayani masyarakat. (Rillis)