BeritaBanyuasinNasional

Harimau Sumatera Bersatu Bentuk DPC Banyuasin, Pilni Dipercaya Jadi Ketua

15
×

Harimau Sumatera Bersatu Bentuk DPC Banyuasin, Pilni Dipercaya Jadi Ketua

Sebarkan artikel ini

BANYUASIN,SUMSEL JARRAKPOS.COM – Organisasi masyarakat (Ormas) Harimau Sumatera Bersatu mulai memperkuat struktur organisasinya di Kabupaten Banyuasin. Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Harimau Sumatera Bersatu Kabupaten Banyuasin resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Harimau Sumatera Bersatu Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam SK Nomor 006/SK/DPD-SUMSEL/HSB/VI/2026 tersebut, DPD menetapkan Pilni sebagai Ketua DPC Harimau Sumatera Bersatu Kabupaten Banyuasin, Ferzi Sepriyanto sebagai Sekretaris, dan Sangkut sebagai Bendahara.

SK tersebut dikeluarkan di Palembang pada 23 September 2026 dan berlaku sampai 17 Juli 2027.

Penetapan kepengurusan ini menjadi langkah penting dalam memperluas struktur organisasi Harimau Sumatera Bersatu hingga ke tingkat kabupaten. Dalam keputusan tersebut, DPC melalui kepengurusan yang telah ditetapkan diberikan kewenangan untuk menjalankan organisasi di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Menariknya, DPD juga menegaskan adanya prinsip satu komando dalam menjalankan roda organisasi. DPC diwajibkan mematuhi aturan organisasi, baik secara lisan maupun tertulis, serta berpegang teguh pada arahan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Harimau Sumatera Bersatu.

Tak hanya itu, DPP dan DPD disebut memiliki hak prerogatif untuk mencopot atau memberhentikan pengurus, termasuk ketua, sekretaris maupun bendahara, apabila ditemukan pelanggaran yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan atau tindakan yang mencederai aturan serta nama baik organisasi.

Artinya, jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, tetapi juga membawa tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi.

SK tersebut juga mewajibkan pengurus DPC Banyuasin membuat laporan secara berkala mengenai perkembangan struktur organisasi selama masa berlaku kepengurusan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, publik kini menunggu kiprah Harimau Sumatera Bersatu di Banyuasin. Terutama sejauh mana organisasi tersebut mampu menjalankan fungsi sosial kemasyarakatan serta membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun unsur masyarakat lainnya.

Pilni bersama Ferzi Sepriyanto dan Sangkut kini memegang mandat untuk membesarkan organisasi tersebut di Kabupaten Banyuasin. Tantangannya jelas: bukan hanya membangun struktur, tetapi membuktikan bahwa keberadaan organisasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.(WT)